Denpasar, LenteraEsai.id – Program Studi Doktor Kajian Budaya, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) menyelenggarakan Promosi Doktor dengan Promovendus Supardi Salam pada Jumat (10/2/2023) secara hybrid di ruang Dr Ir Soekarno, Gedung Poerbatjaraka FIB Unud di Denpasar.
Ujian terbuka dipimpin oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, Prof Dr Made Sri Satyawati SS MHum, serta didampingi oleh para promotor dan dosen penguji.
Dalam ujian terbuka Supardi Salam berhasil mempertahankan disertasi dengan judul ‘Pergulatan Identitas Etnis Bugis-Makassar: Kuasa Etnis Melayu, Islam, dan Kebijakan Pemerintah Pontian, Johor, Malaysia’. Setelah berhasil melewati berbagai pertanyaan dari tim penguji pada ujian terbuka tersebut, promovendus Supardi Salam dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dan berhasil meraih gelar doktor di Program Studi Doktor Kajian Budaya, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana.
Dalam disertasinya Supardi Salam mengungkapkan beberapa hal yang menjadi kesimpulan dari penelitiannya. Di antaranya kemajemukan pada masyarakat Malaysia mendorong berkembangnya multikulturalisme yang memberi penghormatan terhadap kemajemukan etnis, agama, bahasa dan budaya di Pontian, Malaysia. Perkembangan masyarakat multikultural berpengaruh terhadap sistem sosial yang terdapat dalam masyarakat. “Kenyataan ini yang membuat Etnis Bugis-Makassar dapat mempertahankan eksistensinya di Alam Melayu,” paparnya.
Dr IB Gde Pujaastawa MA sebagai promotor menyampaikan rasa bangga kepada promovendus atas keberhasilannya meraih gelar pada Program Studi Doktor Kajian Budaya, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana. Dia juga menyampaikan harapan ke depan kepada promovendus agar tetap melanjutkan perkembangan capaian akademiknya untuk mewujudkan terobosan baru di dunia ilmiah yang merupakan ciri khas dari dinamisnya ilmu pengetahuan. (LE-AS)
Sumber:http://www.unud.ac.id







