Buleleng, LenteraEsai.id – Usai krida, puluhan pegawai Pemkab Buleleng, guru bahkan masyarakat umum antusias menunggu kedatangan Bus Layanan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng, di Taman Kota Singaraja, Jumat (27/1/2023).
Tiba di taman kota tersebut, petugas pada Bus Layanan Disdukcapil tampak langsung melayani perekaman dan konsultasi identitas kependudukan digital (IKD) yang merupakan program nasional.
Ditemui saat pelayanan, Kepala Dinas Dukcapil Buleleng Made Juartawan mengatakan, hari ini merupakan layanan perekaman IKD untuk mencapai target maksimal dan memberikan kesempatan kepada pegawai yang belum daftar IKD. “Kemarin saat jemput bola ke SKPD-SKPD, masih tersisa 67 persen pegawai, sehingga kami pakai momen saat krida ini untuk mengambil kesempatan mendaftar mereka,” ucapnya.
Secara keseluruhan, ungkap Kadis Juartawan, perekaman IKD baru mencapai 9.383 NIK di Kabupaten Buleleng. Sementara target yang diharapkan sebanyak 25 persen dari warga masyarakat wajib KTP. “Kami pasang target tahunan 25 persen dari 600 ribu warga wajib KTP. Jadi sebanyak 150 ribu sasaran akan kami targetkan,” ucapnya, menjelaskan.
Diakui oleh Kadis Juartawan, pencapaian IKD saat ini masih cukup jauh dari target. Langkah-langkah awal targetnya dari ASN dan non-ASN termasuk para guru SD, SMP dan SMA. “Lewat Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng dan Provinsi Bali akan terus berkoordinasi jemput bola ke sekolah-sekolah untuk mendekati target 100% ASN, selain juga perekaman di SKPD-SKPD akan terus berlanjut,” katanya.
Sementara itu, ditemui usai perekaman IKD, Gede Deny Prasetyawan dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng mengatakan, dirinya saat perekaman di kantor lalu tidak sempat. Karenanya, kini memanfaatkan momen usai krida di Taman Kota Singaraja untuk dilakukan perekaman IKD, ucapnya.
“Sangat mudah. Tadi saat perekaman cukup memasukan NIK, foto selfi lalu konfirmasi pin dari Disdukcapil. Ternyata banyak fitur yang ada di IKD, mulai kartu vaksin, BPJS, kartu pemilih, dan NPWP. Selain itu, data kependudukan kita pastinya,” ujarnya, menyampaikan. (LE-BL)







