Lantik Pengurus PHDI Kecamatan se-Kabupaten Bangli, Wabup Berharap Kearifan Lokal Selalu Dijaga

Wakil Bupati Bangli di antara para ketua PHDI kecamatan se-Kabupaten Bangli (Foto: Dok Humas Pemkab Bangli)
Bangli, LenteraEsai.id – Wakil Bupati (Wabup) Bangli I Wayan Diar mengharapkan harmonisasi dan kearifan lokal selalu dapat dijaga dengan sebaik-baiknya oleh seluruh warga masyarakat di wilayah Kabupaten Bangli, Bali.
 
Wabup Diar mengatakan hal itu saat melantik pengurus Parisadha Hindu Darma Indonesia (PHDI) Kecamatan se-Kabupaten Bangli, di Pura Kehen Bangli pada Rabu, 18 Januari 2023.
 
Tampah hadir pada acara tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bangli,  Ketua PHDI Kabupaten Bangli, Majelis Desa Adat Kabupaten Bangli, anggota Forum Koordinasi Tingkat Kecamatan,
Lurah Cempaga, Bendesa Adat Cempaga dan Kelian Adat Pekuwon.
 
Pelantikan ini diawali rangkaian upakara mejaya jaya yang diikuti oleh pengurus terpilih PHDI kecamatan se-Kabupaten Bangli yang dipuput oleh Ida Peranda Gede Putra Manuaba dari Griya Gede Brahmana Bukit Bangli.
 
Di hadapan pengurus yang baru dilantik, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten Bangli mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus PHDI kecamatan se-Kabupaten Bangli.
 
Wabup Diar berharap para pengurus untuk selalu kompak sesuai harapan umat, dengan tetap menjaga toleransi antarumat beragama, menjaga kearifan lokal, berpedoman dengan norma dan aturan yang ada, sehingga harmonisasi kerukunan antarumat makin mengental, dan Bangli akan tetap aman terkendali.
 
Lebih lanjut disampaikan, jika umat terkoordinir dengan baik niscaya segala bentuk rongrongan atau budaya negatif yang masuk ke Kabupaten Bangli akan sirna dan terhalang dengan tembok kebinekaan dan keharmonisan umat yang ada, “Saya yakin itu,” ujarnya.
 
Tak lupa pada kesempatan itu Wabup Wayan Diar meminta masukan, saran dan kritik terkait masa kepemimpinannya karena dirinya sadar bahwa tidak akan mampu memimpin Bangli tanpa dukungan penuh tokoh dan masyarakat Bangli. “Untuk itu silakan pantau, koreksi kami, berikan kami saran dan bantu kami dengan kerja sama dan sinergitas untuk ‘jengah’ membangun Bangli, sehingga segala bentuk pembangunan di Bangli berjalan dengan baik sesuai harapan,” katanya.
 
Ketua PHDI Bangli I Nyoman Sukra menyampaikan, dengan dilantiknya pengurus terpilih diharapkan mengerti akan tugas pokok dan perannya adalah membantu Pemerintah Kabupaten Bangli menyelenggarakan pembinaan umat. “Kami harapkan pengurus parisadha tidak masuk dalam dunia politik ataupun pengurus partai tertentu. Jika menjadi pengurus partai politik harus mengundurkan diri. Ini tertuang dalam AD/ART, pengurus parisadha harus netral,” ucapnya. 
 
Terkait banyaknya aliran kepercayaan yang dianut sebagian masyarakat, Nyoman Sukra berharap aliran kepercayaan asing tidah sampai menyusup ke parisadha, sebab akan meracuni kepercayaan umat. “Namun demikian, bila ada semeton Hindu yang ikut aliran asing, jangan sampai dikucilkan, karena kewajiban kita harus merangkul dan menyadarkan mereka kembali ke jalan yang benar,” ujarnya, menekankan.  (LE-BL) 

Pos terkait