Gianyar, LenteraEsai.id – Wakil Gubernur Bali Prof Tjok Oka Artha Ardana Sukawati menyatakan sangat prihatin terhadap cuaca ekstrem terutama angin kencang yang melanda Pulau Dewata hingga mengakibatkan timbulnya sejumlah bencana.
Angin kencang yang terjadi sejak Senin (2/1/2023) sore hingga Selasa (3/1) siang ini telah menumbangkan dan mematahkan dahan dan ranting puluhan pohon, terutama di wilayah Kota Denpasar, Kabupaten Gianyar dan Karangasem.
Di Kota Denpasar sendiri, menurut pencatatan BPBD setempat, sedikitnya 20 batang pohon yang rata-rata berukuran cukup besar, tumbang bergelimpangan, yang beberapa di antaranya sempat menutup jalan raya pada Senin sore. Namun kini sudah berhasil ditangani petugas gabungan.
Sementara di wilayah Kabupaten Gianyar amuk angin kencang tidak hanya telah menumbangkan dan mematahkan dahan dan ranting pepohonan, tetapi juga merobohkan Balai Pesandekan di Pura Kawitan Dalem Sukawati.
Adanya sejumlah kejadian tersebut, Wagub Bali yang akrab disapa Cok Ace berkesempatan meninjau ke sejumlah lokasi, termasuk ke Pura Kawitan Dalem Sukawati guna memastikan tingkat kerusakan yang terjadi, termasuk langkah penanganan yang diperlukan selanjutnya.
Pada kesempatan itu, Wagub Cok Ace meminta kepada pasemetonan dan warga Bali untuk tetap waspada menghadapi cuaca atau fenomena seperti sekarang ini. “Memasuki awal tahun, kita masih menghadapi fenomena cuaca yang tidak mudah untuk kita tebak,” ujar Cok Ace, mengingatkan.
Seperti hari-hari ini, sinar matahari terlihat cukup cerah dan baik-baik saja. Namun memasuki pukul 15.00 Wita pada Senin (2/1) sore, tiba-tiba muncul cuaca ekstrem berupa angin kencang atau yang biasa dikenal dengan puting beliung mulai menghampiri. Tidak hanya sejumlah pohon, dahan dan ranting berjatuhan, tetapi juga terdapat bangunan yang menjadi korban.
“Bangunan menjadi hancur. Saya meminta kepada masyarakat Bali dan khususnya pasemetonan Pura Kawitan Dalem Sukawati untuk tetap waspada dan hati-hati jika sedang bepergian. Selebihnya jika warga yang sudah di rumah tidak memiliki kepentingan mendesak, saya minta untuk tetap tinggal di rumah saja,” ujar Wagub Cok Ace saat melihat langsung lokasi robohnya bangunan Pesandekan yang ada di Pura Kawitan Dalem Sukawati pada Senin (2/1) sore.
Lebih lanjut, Sesepuh Puri Ubud itu meminta kepada pasemetonan untuk bergotong royong memperbaiki dan membenahi bangunan Pesandekan yang roboh ini. “Mari kita saling dukung dan bersatu, karena dengan bekerja sama dan bergotong royong kita akan merasa lebih ringan. Bencana dan musibah tidak dapat ditebak datangnya kapan, tetapi yang terpenting adalah kita tetap menyatu dan tidak terpecah belah dalam menghadapi setiap musibah yang terjadi,” katanya, menegaskan. (LE-GN)







