Denpasar, LenteraEsai.id – Tragedi Bom Bali yang sempat melumpuhkan perekonomian masyarakat Pulau Dewata, telah 20 tahun berlalu. Banyak pihak turut memperingati momentum kejadian tersebut melalui beragam kegiatan, termasuk Puskesmas II Denpasar Timur yang bersinergi dengan Annika Linden Center menggelar pelaksanaan vaksinasi pada Sabtu (15/10). Setidaknya, 39 orang berhasil divaksin pada kegiatan tersebut.
Kepala UPTD Puskesmas II Denpasar Timur, dr I Made Buda Wisnawa MKes mengungkapkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kali ini menyasar kalangan warga difabel dan umum.
“Pelaksanaan vaksinasi hari ini digelar dalam rangka memperingati 20 tahun tragedi Bom Bali. Kami bekerja sama dengan Annika Linden Centre. Hari ini warga yang diberikan pelayanan vaksin sebanyak 39 orang,” ujarnya.
Dokter Buda menjelaskan, jenis vaksin yang diberikan adalah Pfizer dan Sinofarm. Dengan detail, dosis 1 sebanyak 1 orang, dosis 2 sebanyak 6 orang dan 32 orang sisanya merupakan warga penerima vaksin booster.
Berlokasi di area ALC Tohpati Kesiman Kertalangu, selain pelaksanaan vaksinasi, pihak penyelenggara juga menyediakan layanan kesehatan.
“Kepada warga masyarakat yang belum divaksin, terutama vaksin booster, kami berharap agar segera bisa mendaftarkan diri. Perlindungan yang baik bagi diri sendiri, tentu dapat juga melindungi orang lain di sekitar kita. Dan tetap, jaga protokol kesehatan di mana pun kita berada,” kata dr Buda. (LE-DP)







