Denpasar, LenteraEsai.id – Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster menerima kunjungan Ketua Dekranasda Nusa Tenggara Barat (NTB) di arena pameran IKM Bali Bangkit di Art Centre Denpasar pada Sabtu (Saniscara Paing Klawu), 8 Oktober 2022.
Selepas membuka kampanye Wujudkan Indonesia Bebas Dengue (DBD) di Hotel Inna Bali Heritage pada pagi harinya, Ny Putri Koster bertolak menuju Art Centre Denpasar untuk menerima kunjungan Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Ny Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah beserta rombongan.
Tujuannya dari kunjungan rombongan tamu dari NTB itu adalah untuk studi banding tentang kegiatan Dekranasda Bali serta meninjau pelaksanaan pameran IKM Bali Bangkit yang dilaksanakan oleh Dekranasda Bali.
IKM Bali Bangkit yang dicetuskan oleh Ketua Dekranasda Bali, awalnya merupakan wadah bagi IKM dan UMKM di Bali untuk bangkit kembali pascapandemi Covid-19. Namun seiring berjalannya waktu, IKM Bali Bangkit dinilai dapat meningkatkan penghasilan IKM dan UMKM di Bali. Bahkan menurut Ny Putri Koster, penghasilan rata-rata dari seluruh tenant di IKM Bali Bangkit mencapai lebih dari 2 miliar rupiah per bulannya.
Hal tersebut tentu membuat istri Gubernur NTB yang juga merupakan Ketua Dekranasda NTB tersebut tercengang. Bahkan ia meminta kiat-kiat untuk mengangkat perajin lokal yang ada di daerah karena para perajin biasanya terkendala di saat memasarkan produk mereka.
Ketua Dekranasda Bali yang lebih dikenal dengan sebutan Bunda Putri menyampaikan bahwa pada dasarnya Bali menghadapi hal yang sama. Namun Pemerintah Provinsi Bali berupaya bersinergi untuk membangkitkan kembali produk lokal Bali khususnya kain tenun tradisional Bali. Salah satunya adalah dengan adanya surat edaran Gubernur Bali mengenai penggunaan kain tradisional endek Bali bagi para ASN setiap hari Selasa serta penggunaan pakaian adat Bali setiap hari Kamis yang sangat berdampak pada peningkatan penggunaan kain endek tradisional Bali.
Di samping itu menurut Bunda Putri, generasi muda jangan lupa untuk selalu ikut dilibatkan. “Sasar milenial untuk suka juga dengan produk tradisional,” ungkapnya. Ia menambahkan untuk merangkul kaum milenial Dekranasda Bali mengadakan program pemilihan Bali Designpreneur untuk menyeleksi generasi muda yang berbakat di bidang desain pakaian untuk diberikan apresiasi dan tempat untuk mengembangkan karya-karyanya.
6. Bunda Putri juga menyarankan agar Dekranasda NTB mengangkat ciri-ciri khas dari kerajinan seni yang ada di NTB. “Kalau Lombok Barat mungkin sudah Bali banget, mungkin bisa angkat daerah lain seperti Bima atau Sumbawa khususnya motif-motifnya. Tekniknya mungkin bisa dipelajari namun motif tentu berbeda antara setiap daerah,” imbuhnya.
Dekranasda Provinsi NTB sendiri sangat mengapresiasi pameran kriya IKM Bali Bangkit. Bahkan Ny Zulkieflimansyah berencana akan bekerja sama dan berkolaborasi dengan Dekranasda Bali serta berjanji akan berpartisipasi dalam pembukaan IKM Bali Bangkit tahap IX pada November nanti. (LE-DP1)







