Karangasem, LenteraEsai.id – I Made Sedana (45), sopir truk angkutan pasir, tewas tertimbun material galian C yang tengah dalam upaya pengedukan di aliran sungai kering di wilayah Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Bali pada Rabu (21/9) siang.
Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 11.00 Wita, di mana di lokasi proyek galian C sedang dilaksanakan ‘loading’ material pasir dengan menggunakan eskavator, untuk selanjutnya akan diangkut menuju alat pemecah klaster dengan menggunakan satu unit truk.
Menurut saksi mata, pada saat proses loading tersebut berlangsung, tiba-tiba terjadi longsor pada tebing yang sedang digali, dan longsoran materialnya langsung menimbun perangkat eskavator dan sebuah truk berikut sopirnya yang sedang menunggu giliran angkut di lokasi.
Tergolong mujur, operator alat berat tersebut berhasil menyelamatkan diri dengan cepat melompat hingga terhindar dari timbunan material, sementara pengemudi truk tewas terkubur hidup-hidup di jok depan belakang kemudi.
Kapolsek Selat AKP Bambang Hariyanto atas seizin Kapolres Karangasem AKBP Ricko AA Taruna, ketika dikonfirmasi pada sore harinya, membenarkan terjadinya peristiwa malang tersebut. “Ya, memang benar ada kejadian seperti itu, dan kini tengah dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Selat, dan kami sudah melakukan olah TKP,” ujarnya, menjelaskan.
Peristiwa itu sendiri dilaporkan oleh pemilik proyek galian C ke pihak Polsek dan Koramil Selat. Selanjutnya, petugas pada pukul 12.00 Wita turun melakukan upaya evakuasi terhadap sopir yang tertimbun material pasir dalam jumlah yang cukup banyak.
Upaya menemukan dan evakuasi korban di bawah timbunan pasir galian itu juga melibatkan sejumlah pekerja galian C, dibantu beberapa sopir teman korban yang tengah menunggu untuk mendapat giliran mengangkut material galian.
Selain dari unsur Polsek dan Koramil Selat, di lokasi kejadian juga tampak Tim Medis Puskesmas Selat yang ambil bagian dalam proses evakuasi. Namun malang, korban yang kemudian berhasil ditemukan di bawah tumpukan material, diketahui sudah tak lagi bernyawa.
Petugas selanjutnya membawa jenazah korban ke rumah duka di Banjar Dinas Badeg, Desa Sebudi, Kecamatan Selat untuk dikebumikan secara upacara keagamaan Hindu. Sementara guna mengetahui penyebab timbulnya musibah dengan lebih seksama, kejadian itu kini tengah ditangani pihak Polsek Selat.
Peristiwa naas tersebut selain memakan korban jiwa juga terdapat kerugian material yakni satu unit truk dan eskavator tertimbun longsoran. Di mana kerugian diperkirakan mencapai kurang lebih Rp40 juta, ujar Kapolsek Selat, menyampaikan. (LE-Ami)







