Jelang Pembukaan S3 Kedokteran Hewan, FKH Unud Gelar Lokakarya Profil Lulusan dan Kurikulum

Lokakarya Profil Lulusan dan Kurikulum S3 Kedokteran Hewan secara hybrid dari Gedung FKH Unud. (Foto: Dok Humas Unud)

Denpasar, LenteraEsai.id – Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana (FKH Unud) mengadakan Lokakarya Profil Lulusan dan Kurikulum S3 Kedokteran Hewan, di Denpasar pada Rabu (24/8).

Kegiatan ini dilaksanakan secara Hybrid dengan luring bertempat di Ruang Sidang lantai 1 Gedung FKH Unud dan daring melalui Cisco Webex Meeting, dengan menghadirkan tiga narasumber yaitu Prof Dr drh I Wayan Teguh Wibawan MS yang merupakan Guru Besar bidang Sains Veteriner Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University, Prof Dr Mustofa Helmi Effendi drh DTAPH, Guru Besar bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat Veteriner FKH Universitas Airlangga, dan Prof Drh I Nyoman Mantik Astawa PhD, Guru Besar Bidang Immunologi Veteriner FKH Unud. Kegiatan ini dihadiri oleh para dosen serta para stakeholder FKH Unud.

Bacaan Lainnya

Prof Dr drh I Wayan Teguh Wibawan MS selaku narasumber pertama dalam pemaparannya menyampaikan bahwa FKH Unud sangat kuat pada bidang Rekayasa Molekuler atau Biologi Molekuler. Hal ini terlihat dari publikasi-publikasi para peneliti dari FKH Unud. Sehingga Prof Teguh memberi masukan agar Program Doktor S3 di FKH Unud berfokus pada Rekayasa Molekuler.

Prof Dr Mustofa Helmi Effendi drh DTAPH menyampaian materi berikutnya, memaparkan mengenai Kurikulum S3-Research Sains Veteriner yang ada pada FKH Unair. Lebih lanjut Prof Helmi menyampaikan mengenai kelebihan program Doktor by Research dibandingkan program Doktor by Course, seperti masa studi lebih singkat dan lebih berfokus pada riset.

Selain itu disampaikan juga mengenai calon promotor agar sebanding dengan peneliti senior di luar negeri dengan standar H-Index Scopus di atas 15. Sebagai pembicara terakhir, Prof drh I Nyoman Mantik Astawa PhD memaparkan mengenai bagaimana kurikulum pada Program Doktor S3 di FKH Unud sebagai perbandingan model pembelajaran di Internal Universitas Udayana.

Lokakarya ini merupakan kegiatan lanjutan dari persiapan pembukaan Program Doktor pada FKH Unud. Pembukaan Program Doktor ini merupakan pengembangan kelembagaan, dikarenakan setelah Program Magister mendapatkan Program Akreditasi Unggul maka disarankan untuk membuka Program Doktor.

Selain itu, melihat dari sumber daya manusia yang ada di FKH Unud, di mana dari 70 orang dosen, 55 dosen telah terkualifikasi S3 dengan 16 di antaranya merupakan Guru Besar. Dalam proses pembukaan program studi dibutuhkan masukan-masukan dari para narasumber yang sudah berpengalaman dalam pengelolaan Program Doktor.

“Kami meminta masukan dari para narassumber yang sudah berpengalaman baik sebagai peneliti maupun administrasi. Sehingga bisa mendapat masukan mengenai profil bagi prodi S3 yang memiliki kekhususan atau ciri khas sendiri,” ungkap Prof Dr drh I Nyoman Suartha MSi selaku Dekan FKH Unud dalam sambutannya.  (LE-DP)

Sumber: www.unud.ac.id

Pos terkait