Surakarta, LenteraEsai.id – Pengelola Jurnal Agrotrop atau Journal on Agriculture Science Fakultas Pertanian Universitas Udayana (FP Unud) melakukan studi banding bertujuan untuk meningkatkan akreditasi dengan memahami strategi pengelolaan jurnal terakreditasi Sinta-2 untuk Jurnal Caraka Tani di Universitas Sebelas Maret (UNS), pada Rabu (3/8).
Kehadiran rombongan Jurnal Agrotrop yang diketuai oleh Prof Dr Ir Rindang Dwiyani MSc sekaligus sebagai Ketua Dewan Redaksi, disambut oleh Dekan FP UNS Prof Dr Ir Samanhudi SP MSi IPM ASEAN Eng, Wakil Dekan SDM, Keuangan dan Logistik Prof Dr Ir Sudadi MP, Wakil Dekan Perencanaan Kerjasama Bisnis dan Informasi Dr Agung Wibowo SP MSi, Ketua Dewan Redaksi Jurnal Caraka Tani Dr Ir Mujiyo SP MP beserta tim pengelola, dan staf FP UNS.
Pertemuan dibuka oleh Prof Samanhudi yang menjelaskan terdapat beberapa jurnal di FP UNS, yakni jurnal yang dimiliki oleh program studi dan fakultas. Jurnal Caraka Tani merupakan jurnal tingkat fakultas. Ia mengatakan pengelola diperlukan Original (Orang Gila Jurnal, red) dalam melakukan proses pengelolaan jurnal.
Selain pengelola Jurnal Agrotrop dari Universitas Udayana, ada juga pengelola jurnal dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), dan Universitas Nusa Cendana (Undana) yang ikut dalam studi banding hari itu.
Kemudian Dr Mujiyo menjelaskan terkait pengelolaan jurnal dengan sistem full online pada OJS sebagai syarat wajib untuk terakreditasi Sinta-2. “Jurnal Caraka Tani saat ini menggunakan OJS versi 2, di mana ke depan akan di-upgrade dengan menggunakan OJS versi 3. Pengelola jurnal dibagi menjadi beberapa tugas yaitu sebagai editor, reviewer, copyeditor, proofreader, dan layout editor. Syarat akreditasi editor dibedakan dengan reviewer, selain dari dalam negeri diperlukan juga editor dan reviewer dari luar negeri,” ucapnya, menjelaskan.
Dr Mujiyo menerangkan pengelolaan pembagian tugas sesuai spesialisasi tugas masing-masing. Strategi pengelolaan jurnal tidak hanya yang berperan di OJS, perlu juga logistik makanan dan minuman. Jurnal dengan konsistensi penerbitan dan keberagaman penulis sangat diperlukan. Layout Editor di Jurnal Caraka Tani yang mengerjakan 1 orang dengan tampilan artikel tidak terlalu berubah setiap terbitan. Ada juga yang bertugas untuk kualitas tulisan bisa lebih meningkat. Pengelola juga membantu penulis yang belum lancar menggunakan OJS dengan melakukan pemanduan.
“Artikel yang diterbitkan dengan sitasi banyak diperlukan untuk persaingan di Google Scholar dan Scopus. Menyelesaikan proses secara cepat dan berkualitas dengan memanfaatkan SDM yang ada di jurnal,” ungkap Dr Mujiyo.
Studi banding pengelolaan jurnal ditutup oleh Dr Agung Wibowo mewakili Dekan FP UNS, yang mengatakan bekerja tanpa pamrih dan ikhlas dalam pengelolaan jurnal menjadikan Jurnal Caraka Tani terus berkembang. Ruangan baru dibangun untuk pengelola Jurnal Caraka Tani sebagai dukungan dari fakultas. “Pengelola jurnal di FP UNS siap bekerja sama dalam kegiatan seperti pengelola Jurnal Caraka Tani menjadi narasumber pengelolaan jurnal di FP Unud,” imbuhnya.
Dr Agung juga mengatakan ingin melakukan kegiatan kolaborasi dengan FP Unud. Dan berharap kegiatan studi banding ini memberikan manfaat bagi jurnal yang dikelola. (LE-SK)
Sumber: www.unud.ac.id







