Denpasar, LenteraEsai.id – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) melakukan penandatanganan kerja sama dengan Departement of Indonesian and Malay Studies dalam Busan University of Foreign Studies (BUFS), pada Senin (25/7) di Ruang Ir Soekarno Kampus FIB Unud di Denpasar.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang telah dimiliki oleh Universitas Udayana dengan Busan University of Foreign Studies (BUFS) yang meliputi beberapa program kerja sama di antaranya pertukaran dosen, pertukaran pelajar, dan pelaksanaan short course di FIB Unud.
Pada kesempatan ini tampak hadir Dekan FIB Unud, Direktur Departement of Indonesian and Malay Studies, Koprodi di lingkungan FIB Unud, dosen, mahasiswa Busan University of Foreign Studies dan mahasiswa di lingkungan FIB Unud.
Dekan FIB Unud Dr Made Sri Satyawati menyampaikan selamat datang kepada Prof Yekyoum Kim dan mahasiswa BUFS. Pihaknya menyatakan bahwa pelaksanaan kerja sama antara FIB Unud dan BUFS telah berlangsung sejak lama, dan kini kembali diperpanjang.
“Kami sangat senang kerja sama antara FIB dan BUFS dapat berlangsung dan terimplementasi dalam bentuk kegiatan. Bentuk implementasi perpanjangan kerja sama ini yang pertama adalah penyelenggaraan short course selama 1 bulan. Kami berharap ini akan berlanjut secara reguler dan berkembang menjadi kerja sama di bidang lainnya,” ungkap Dr Sri Satyawati.
Direktur Indonesian and Malay Studies Prof Yekyoum Kim dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas sambutan dari FIB Unud. Lebih lanjut disampaikan bahwa program short course ini menjadi awal berlanjutnya kerja sama FIB Unud dan BUFS.
“Kerja sama antara FIB dan BUFS akan terus berlanjut dengan dimulainya short course ini. Kita akan menjajagi pertukaran pelajar dan visiting profesor antara dua universitas,” ungkap Prof Kim.
Penandatanganan kerja sama ini juga dilanjutkan dengan penandatanganan implementasi kerja sama dalam penyelenggaraan program short course. Program short course ini bernaung di bawah program BIPA dengan menggandeng empat prodi, di antaranya adalah Prodi Sastra Indonesia, Prodi Sastra Bali, Prodi Sastra Jawa Kuno, dan Prodi Antropologi Budaya. Pada kesempatan ini Ketua Program BIPA Prof Dr Suparwa dan keempat Kordinator Program Studi menandatangani berita acara implementasi kerja sama.
Pada program short course ini diikuti oleh delapan orang mahasiswa Busan University of Foreign Studies selama satu bulan. Pada program ini mahasiswa dari BUFS akan belajar bahasa Indonesia, belajar bahasa Bali, dan budaya Bali.
Selama program berlangsung satu bulan, delapan mahasiswa BUFS ini akan didampingi oleh enam belas mahasiswa dari FIB. Enam belas mahasiswa dari FIB ini akan menjadi pendamping belajar selama mahasiswa BUFS mengikuti program short course. Program short course ini adalah program rintisan yang akan menjadi rancangan program yang sama tidak hanya untuk BUFS, tapi seluruh mitra internasional FIB. Tawaran penyelenggaraan short course akan menjadi salah satu program unggulan Fakultas Ilmu Budaya Unud. (LE-DP)
Sumber: www.unud.ac.id







