Denpasar, LenteraEsai.id – Dalam upaya meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan menuju perguruan tinggi unggul dan berkelas dunia, Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) hadirkan Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemenbudristek) melalui Acara Sosialisasi Arah Kebijakan Kelembagaan pada Perguruan Tinggi, bertempat di Auditorium Dwi Tunggal Undiknas pada Kamis (16/6).
Dr Lukman, begitu Direktur akrab disapa, memenuhi undangan Undiknas untuk menjadi pembicara dan memberikan pengarahan tentang strategi dan arah kebijakan yang dapat dirancang oleh Undiknas untuk menjadi ‘The Excellent and World Class University’ dalam beberapa tahun ke depan.
Peningkatan mutu perguruan tinggi juga dilakukan Undiknas melalui peningkatan kinerja organisasi, budaya kerja, serta pemenuhan aspek peningkatan akreditasi program studi maupun institusi. Melalui kesempatan yang baik ini, seluruh jajaran pengelola memanfaatkan waktu yang cukup terbatas tersebut untuk menyempurnakan kebijakan-kebijakan yang telah dirangcang. Kebijakan pada bidang-bidang publikasi dosen menjadi sorotan yang hendaknya mendapat perhatian khusus dari seluruh dosen hingga tataran pengelola Undiknas untuk terus berkreasi dan berinovasi, sehingga ke depannya dapat berkontribusi memberikan penilaian paling tinggi dalam pemeringkatan akreditasi.
Dalam pemaparannya, Dr Lukman menyampaikan bahwa Undiknas sudah memiliki riwayat publikasi dosen yang cukup baik. “Dari data yang saya kumpulkan, Undiknas sudah memiliki riwayat publikasi dosen yang cukup baik. Profesor Sri Subawa, Rektor Undiknas juga tidak hanya sekedar menerbitkan kebijakan publikasi karya ilmiah bagi dosennya,” ungkapnya.
Melalui pemeringkatan pada SINTA (Science and Technology Index), Dr Lukman telah memberikan teladan untuk selalu ingat pada kewajibannya sebagai dosen dalam menghasilkan publikasi karya ilmiah. Hanya tinggal bagaimana dari kebijakan rektor yang sudah dirancang mampu untuk mengajak seluruh dosennya untuk melakukan publikasi. “Saya, di tengah-tengah kesibukan saya, masih selalu menyempatkan untuk menulis satu sampai dua artikel dalam satu tahun.” ujar Dr Lukman, yang juga pengembang aplikasi SINTA dan sistem informasi digital lainnya di Ditjen Dikti.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Prof Shribawa selaku Rektor Undiknas berharap, dapat membuka wawasan jajaran pengelola, dosen, dan tenaga kependidikan di lingkungan Undiknas untuk bersama-sama mewujudkan Undiknas menjadi perguruan tinggi yang unggul dan bertaraf internasional.
“Sebagai inisiasi awal, pencanangan Undiknas menjadi World Class University (WCU), tahun 2023 telah dirancang sebagai Tahun Internasionalisasi untuk memaksimalkan potensi Undiknas pada segala aspek internasionalisasi yang telah ditetapkan oleh Ditjen Dikti dalam kriteria WCU,” ungkap Prof Shribawa.
Senada dengan Rektor Undiknas, Direktur Kelembagaan juga turut memotivasi seluruh peserta sosialisasi yang hadir, untuk dapat bersama–sama membangun Undiknas untuk memenuhi kriteria World Class University (WCU).
“Peran seluruh civitas akademika sangat penting dalam membangun institusi, bukan hanya Rektor dan jajaran Wakil Rektor, sehingga penting bagi seluruh pihak untuk terlibat dalam mencapai visi, misi, milestone, serta pencanangan program kerja yang telah ditetapkan,” kata Dr Lukman di akhir sesi pemaparannya.
Semangat dan antusiasme seluruh peserta sosialisasi terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan ketika sesi diskusi langsung dengan Direktur Kelembagaan Dirjen Dikti. Kebijakan-kebijakan strategis senantiasa dirancang jajaran pengelola Undiknas bersamaan dengan peningkatan sumber daya manusia serta infrastruktur penunjang proses kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi.
Acara sosialisasi ditutup dengan pemberian penghargaan dan apresiasi kepada Direktur Kelembagaan dan dokumentasi foto bersama dengan seluruh jajaran pengelola, dosen, dan tenaga kependidikan yang hadir. Sungguh suatu kehormatan, Direktur Kelembagaan Ditjen Dikti dapat hadir langsung menyapa dan memberikan motivasi langsung kepada civitas akademika Undiknas. Semoga momen langka ini senantiasa menjadi pengingat bagi Undiknas untuk terus bergerak maju menuju World Class University, ucapnya. (LE-DP)







