Naas, Sedang Menimba Air Terseok Jatuh Kecemplung ke Dalam Sumur

Tim SAR berhasil mengevakuasi seorang pria yang terjatuh ke sumur di Banjar Gambang, Desa Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, pada hari Jumpat (17/6/2022) malam (Foto: Dok Basarnas Bali)

Badung, LenteraEsai.id – Kecelakaan hingga merenggut nyawa seseorang, tiba-tiba terjadi pada Jumat malam, 17 Juni 2022. Di mana seorang pria terjatuh ke dalam sumur galian di Banjar Gambang, Desa dan Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali.

Warga setempat kepada pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) melaporkan, kecelakaan diperkirakan terjadi pada pukul 21.30 Wita, di tengah cuaca mendung di kegelapan malam.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada SE MAP ketika dihubungi pada Sabtu (18/6) siang, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Kami terima laporan atas kejadian pada Jumat malam pukul 21.40 Wita dari Bapak Agus, warga Mengwi,” ucapnya.

Petugas yang kemudian turun ke lokasi musibah mengetahui identitas korban atas nama Acep Tendi (33). Kejadian berawal ketika korban sedang menimba air, tiba-tiba terseok dan terpelanting jatuh kecemplung ke dalam sumur.

Penduduk dan pihak keluarga korban menduga kuat bahwa korban Acep Tendi terpelanting lalu jatuh ke dalam sumur setelah penyakit epilepsi yang telah lama dideritanya tiba-tiba kambuh, ujar Darmada.

Sebanyak tujuh personel dari Kantor Basarnas Bali yang bermarkas di Jimbaran, Badung, malam itu langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk melaksanakan evakuasi. Kurang lebih pukul 22.54 Wita, tim pun tiba dan langsung mempersiapkan peralatan dan menurunkan seorang personel ke dalam sumur.

“Satu personel kami turunkan lengkap menggunakan peralatan SCBA untuk antisipasi apabila ada gas beracun di dalam sumur galian itu,” ungkap Darmada, menjelaskan.

Akhirnya pada Sabtu (18/6) dini hari sekitar pukul 00.41 Wita, korban yang sudah dalam keadaan tak lagi bernyawa, berhasil dievakuasi dari dalam sumur. Selanjutnya, jenazah Acep Tendi dibawa ke RSUD Kapal, Kabupaten Badung menggunakan ambulance milik BPBD Badung, guna mendapatkan visum dokter mengenai sebab-sebab kematiannya.

Selain petugas dari Basarnas Bali, selama proses evakuasi berlangsung juga melibatkan unsur SAR dari BPBD Kabupaten Badung, Polsek Mengwi, Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung, relawan dan pihak keluarga korban.  (LE-BD)

Pos terkait