Bangli, LenteraEsai.id – Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli, bertempat di Gedung SMPN 1 Bangli pada Selasa (31/5).
Sang Nyoman Sedana Arta dalam sambutannya mengatakan, Gemarikan perlu semakin ditingkatkan, mengingat ikan merupakan makanan yang memiliki gizi tinggi yang penting untuk kesehatan mental dan fisik masyarakat, terutama anak-anak dalan mencegah stunting, terlebih lagi saat ini masih dalam situasi pandemi.
“Gerakan ini perlu terus ditingkatkan. Selain murah dan mudah didapat, ikan juga merupakan sumber makanan bergizi tinggi karena mengandung omega 3 yang sangat berguna untuk kecerdasan otak, serta mengandung protein, vitamin, mineral serta memiliki kandungan kolesterol yang rendah,” ucapnya.
Ia menyebutkan, makan ikan sangat penting untuk peningkatan gizi masyarakat terutama pada anak-anak untuk mencegah stunting, meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan sel otak, dan menjaga kesehatan mental maupun fisik. “Hal ini sangat dibutuhkan, lebih-lebih dalam situasi pandemi seperti saat ini,” ujarnya, menandaskan.
Lebih lanjut Bupati Bangli menyampaikan bahwa Gemarikan dapat dimulai dari keluarga, khususnya bagi anak-anak dengan mengubah bentuk olahan ikan menjadi makanan yang digemari anak-anak saat ini. Karena menurutnya, anak-anak masa sekarang ini lebih suka makan makanan cepat saji berbahan dasar non ikan yang banyak tersedia di pasaran.
“Untuk menggugah minat anak-anak terhadap ikan dapat dilakukan dengan mengubah dan merekayasa bentuk masakan ikan menjadi olahan lain seperti bakso ikan, sosis ikan dan lain sebagainya. Sehingga dengan meningkatnya konsumsi ikan di masyarakat saat ini, akan berimbas pada peningkatan kebutuhan produk ikan segar maupun produk olahan yang berbahan ikan. Hal ini sudah barang tentu akan berdampak secara tidak langsung bagi usaha dan kesejahteraan petani/kelompok pembudidaya ikan,” katanya.
Sang Nyoman Sedana Arta juga menyampaikan harapannya kepada petani atau kelompok pembudidaya ikan dan pelaku usaha perikanan untuk semakin mengintensifkan usaha yang digeluti agar bisa bersaing di era global saat ini. Masyarakat pembudidaya ikan di Danau Batur juga harus tetap memperhatikan daya dukung dan kelestarian lingkungan agar keberadaan danau ini tetap terjaga dan lestari untuk diwariskan kepada generasi selanjutnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli Ir Made Alit Parwata Msi dalam laporannya menyampaikan, Gemarikan ini bertujuan untuk menyosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat terutama anak-anak sekolah agar gemar mengonsumsi ikan sejak dini.
“Gerakan ini bertujuan untuk menyosialisasikan kepada masyarakat terutamanya anak-anak sekolah sebagai generasi penerus bangsa untuk sejak dini gemar mengonsumsi ikan, mengingat ikan memiliki komposisi nutrisi yang sangat tinggi untuk kesehatan, kecerdasan dan pertumbuhan sehingga tercipta generasi yang sehat, kuat dan cerdas,” ujarnya.
Dalam laporannya, Made Alit Parwata juga mengungkapkan bahwa kegiatan Gemarikan yang dilaksanakan pada tahun 2022 ini, berupa penyerahan paket ikan segar sebanyak 1.000 paket pada siswa SMP di Kabupaten Bangli, dengan jumlah peserta sebanyak 1.000 orang yang terdiri atas siswa SMPN 1 Kintamani sebanyak 165 orang, SMPN 6 Kintamani 171 orang, siswa SMPN 1 Susut 157 orang, Siswa SMPN 1 Tembuku 191 orang dan siswa SMPN 1 Bangli sebanyak 316 orang.
Kegiatan Gemarikan ini juga dihadiri Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Ketua Forikan Kabupaten Bangli Ny Sariasih Sedana Arta, Ketua GOW Kabupaten Bangli Ny Suciati Diar, Ketua Gatriwara Kabupaten Bangli, pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemkab Bangli dan Kepala SMPN 1 Bangli. (LE-BG)







