Denpasar, LenteraEsai.id – Budaya dan ritual hendaknya senantiasa dipelihara dan dilestarikan supaya tetap ajeg dari masa ke masa dan dapat diwariskan ke generasi mendatang.
Terkait dengan itu, Desa Dangin Puri Kangin Denpasar mengggelar pelatihan membuat banten Pecaruan Manca Warna dan Panca Sata di Wantilan Pura Swagina Taman Sari dari tanggal 30 hingga 31 Mei 2022. Acara secara resmi dibuka Camat Denpasar Utara sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Denpasar Utara Ny Yuswara, Minggu (29/5).
Perbekel Dangin Puri Kangin I Wayan Sulatra mengatakan, peserta kegiatan ini adalah perwakilan PKK dari 7 banjar, di mana masing masing banjar 3 orang, jadi jumlah peserta keseluruhan sebanyak 21 orang. Menurutnya, kegiatan diikuti oleh perwakilan banjar agar ke depan mereka yang mengajarkan atau menjadi mentor di banjarnya masing-masing.
Lebih lanjut ia mengatakan, banten Pecaruan Manca dan Panca Sata menjadi hal yang harus bisa dibuat masyarakat. Karena banten ini sering digunakan setiap upacara. Selain itu dengan bisa membuat banten mereka bisa menjadi serati banten di wilayahnya.
Sulatra menambahkan, pelatihan ini mendatangkan narasumber dari WHDI Kota Denpasar. “Adanya pelatihan saya berharap mereka bisa menambah wawasan sebagai serati banten untuk bisa diimplementasikan baik di rumah tangga maupun di lingkungan masyarakat,” ucapnya, berharap.
Dalam pelatihan ini menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19. Yaitu dengan mencuci tangan, penyediaan hand sanitizer, tetap menjaga jarak, dan wajib memakai masker. (LE-DP)







