Semarapura, LenteraEsai.id – Momen cuti bersama dan turunnya tingkat penyebaran Covid-19, membuat ribuan wisatawan datang menyerbu Pulau Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali.
Selain yang bekepentingan untuk rekreasi mengisi liburan panjang pada Lebaran umat Muslim tahun ini, tidak sedikit juga umat Hindu yang datang untuk melakukan persembahyang di pura yang terdapat di pulau ‘mungil’ tersebut.
Camat Nusa Penida I Komang Widiyasa Putra, yang akrab dipanggil Komang WP, ketika dikonfirmasi media ini Senin (2/5/2022), membenarkan terjadinya lonjakan wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida sejak beberapa hari ini.
Widiasa Putra mengatakan, tiga dermaga yang ada di Kusamba, Klungkung dan di Sanur Denpasar, kini dipadati calon penumpang yang akan menyeberang ke Nusa Penida, yang jumlahnya tiga kali lipat dari hari-hari sebelumnya.
Camat Nusa Penida membenarkan unggahan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di akun media sosialnya, yang menyebutkan terjadi lonjakan pengunjung ke Nusa Penida yang lebih dari 300 % sejak 1 Mei 2022. “Betul telah terjadi lonjakan yang cukup besar,” kata Camat asal Desa Lembongan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala UPT Pasar Klungkung itu.
Pantauan media ini di Dermaga Buyuk, Nusa Penida, penuh sesak dijubeli wisatawan domestik dan mancanegara. Dilihat dari busana adat yang dikenakan, wisatawan domestik nampaknya lebih banyak datang untuk bersembahyang ke pura-pura yang ada di Nusa Penida bersama keluarganya.
Sementara di Terminal Buyuk terlihat penuh oleh mobil rent car yang semuanya dioperasikan oleh warga lokal Nusa Penida. Kepadatan arus lalu lintas hingga ke jalan-jalan umum yang ada di Nusa Penida pun, tidak bisa dihindarkan.
Peningkatan penumpang terlihat sejak Minggu (1/5) pukul 16.00 Wita di tiga dermaga yang ada di Kusamba Klungkung dan Sanur Denpasar. Misalnya angkutan penyeberangan Gangga yang sebelumnya melayani 8 trip, menjadi 19 trip. The Angkal dari 8 trip menjadi 24 trip, dan Sekar Jaya sebelumnya 6 trip menjadi 11 trip.
Meningkatnya trip penyeberangan dari beberapa pelabuhan di Pulau Bali hingga hari ini, membuat Pulau Nusa Penida kebanjiran wisatawan lokal dan mancanegara.
Beberapa warga Nusa Penida saat dikonfirmasi mengatakan bersyukur atas berangsur-angsur pulihnya kondisi pariwisata yang selama ini mati suri akibat pandemi Covid-19. “Kami bersyukur, sekarang mulai ramai,” ujar Sastra Gunada, praktisi pariwisata asal Lembongan.
Hal senada dikatakan Wayan Widastra, asal Nusa Ceningan. Ia memuji Bupati Klungkung atas kinerjanya selama ini, berupa langkah yang tepat membangun infrastruktur jalan sebagai antisipasi kemacetan, sehingga wisatawan yang ke Nusa Penida aman dan nyaman. (LE-Sua)







