Bangli, LenteraEsai.id – Curah hujan yang cukup deras sejak beberapa hari ini telah mengakibatkan terjadi bencana tanah longsor di belahan Desa Yang Api, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali.
Tanah longsor yang disertai tumbangnya beberapa batang pohon yang terjadi pada Selasa (5/10) dini hari sekitar pukul 04.00 Wita itu, langsung menutup permukaan jalan raya hingga tak dapat dilewati kendaraan dari kedua arah.
Mendapat informasi terjadinya tanah longsor tersebut, personel Polsek Tembuku di bawah pimpinan Kepala SPKT I Polsek Tembuku I Putu Eka Yudarman langsung mendatangi TKP, berbaur bersama masyarakat membersihkan material lonsoran dan batang pohon yang melintang di badan jalan raya.
Kapolsek Tembuku AKP I Putu Gede Ardana SH mengatakan, begitu bendapat laporan, pihaknya langsung turun untuk melakukan penanganan. Tidak saja dari Unit Sabhara, namun dari Unit Lantas dan personel lainnya juga dilibatkan dalam menangani bencana tersebut.
Personel yang turun juga sekaligus melakukan pengamanan serta langkah-langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya bencana susulan, ucapnya, menjelaskan.
Dari pantauan di lapangan, material longsoran dan batang pohon yang tumbang menyumbat jalan raya, telah menimbulkan kemacetan arus lalu lintas dari kedua arah. Namun berkat kegigihan petugas bersama warga setempat dalam menguak material berupa tanah merah bercampur bebatuan, tidak tergolong lama jalanan perlahan kembali dapat dibuka.
Sekitar pukul 07.00 Wita, jalanan sudah kembali dapat dilalui arus lalu lintas, meski di sana sini harus harus dilakukan pembersihan dengan lebih seksama.
Tergolong beruntung, bencana tanah longsor yang disertai pohon tumbang tersebut tidak dilaporkan menelan korban jiwa maupun luka-luka, karena saat kejadian arus lalu lintas masih cukup sepi melintas di tempat kejadian.
“Saya mengimbau kepada pengguna jalan dan masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di jalanan yang memiliki tebing, terutama di jalur Jehem menuju Bangbang yang selama ini cukup rawan terjadinya tanah longsor dan pohon tumbang,” kata Kapolsek Tembuku, mengingatkan.
Sejumlah siswa yang akan pergi ke sekolah setelah pembelajaran tatap muka dilakukan sejak beberapa hari ini, tampak sumeringah dan tersenyum lebar bisa kembali melewati jalan raya yang sempat mengalami kemacetan total.
“Terima kasih Pak Polisi dan Bapak-bapak yang lain,” ujar seorang siswa perempuan yang dibonceng sepeda motor orang tuanya melewati petugas dan warga yang masih giat menyingkirkan sisa-sisa tumpukan material yang betebaran di jalanan. (LE-BL)







