Hindari Retribusi di Pos Portal, Banyak Truk Pasir Nyelusup ke ‘Jalur-jalur Tikus’ di Karangasem

Karangasem, LenteraEsai.id – Penjagaan dan pengawasan yang kini mulai diperketat di setiap pos portal keluar masuk lokasi galian C di Kabupaten Karangasem, telah membuat beberapa oknum sopir truk pengangkut pasir ‘nakal’ mencari ‘jalur tikus’ untuk dapat menghindari pembayaran retribusi di pos tersebut.

Aksi sopir truk ‘nakal’ sepeti itu antara lain dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Sejak penjagaan dan pengawasan di pos-pos portal diperketat, cukup banyak truk pengangkut material galian C yang memilih untuk melewati jalur lain guna  menghindari pos portal.

Bacaan Lainnya

Jalur yang ditempuh tersebut antara lain masuk ke Jalan Kesatria Dusun Rendang Kelod, Desa Rendang dengan melewati daerah pemukiman penduduk, hingga hal tersebut dikeluhkan oleh beberapa warga sekitar, karena jalan yang dilewati truk pengangkut material galian C itu selain cukup sempit juga dikhawatirkan cepat membuat pondasi jalan jebol.

Menyikapi hal itu, Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karangasem I Wayan Purna, mengaku akan segera  mengambil sikap tegas terkait adanya oknum sopir ‘nakal’ yang sengaja mencari ‘jalur tikus’ atau jalan alternatif untuk menghindari pembayaran retribusi di pos-pos portal yang disiagakan.

“Kami sudah menerima laporan dari warga terkait hal tersebut, dan kami akan segera melakukan koordinasi untuk secepatnya dapat mengambil sikap dengan lebih memperketat penjagaan dan pengawasan di lapangan,” ungkap I Wayan Purna saat dikonfirmasi, Selasa (9/2).

Untuk memperketat penjagaan, lanjut Wayan Purna, pihaknya akan mengerahkan Satpol PP untuk ikut melakukan penjagaan di kawasan lokasi galian C. Selain itu juga akan dilakukan kerja sama dengan desa adat dan masyarakat setempat. 

Rencananya portal yang ada di Kecamatan Rendang akan dipindah ke tempat yang lebih strategis agar sopir truk tidak bisa lagi mencari jalan alternatif untuk menghindari pos portal, ujarnya.

“Besok atau paling lambat dua hari lagi kita sudah pindahkan portal yang ada di daerah Rendang tersebut,” kata Wayan Purna, menandaskan.  (LE-Jun) 

Pos terkait