DenpasarHeadlines

Jaksa Nyatakan Pikir-pikir Atas Vonis Jerinx yang Dinilai Jauh Lebih Ringan Dari Tuntutannya

Denpasar, LenteraEsai.id – Menyikapi putusan majelis hakim pada Pengadilan Negeri Denpasar terhadap terdakwa I Gede Ari Astina alias Jerinx yang dinilainya jauh lebih ringan dari tuntutan, jaksa penuntut umum (JPU) langsung menyakatan pikir-pikir.
Usai pembacaan nota vonis oleh majelis hakim di muka sidang pada Kamis (19/11/2020) dengan menjatuhkam hukumam 14 bulan penjara bagi terdakwa Jerinx, JPU yang semula menuntut agar Jerinx dijatuhi hukuman 3 tahun penjara, langsung menyatakan pikir-pikir.
Hal tersebut kembali dipertegas oleh Kasi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejaskaan Tinggi (Kejati) Bali A Luga Herliano usai sidang digelar di PN Denpasar.
Dikatakannya, meskipun putusan hakim jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa, namun pihak kejaksaan sangat mengapresiasi dan menghormati putusan tersebut.
“Kami sangat menghormati putusan majelis hakim itu, dan kami dari pihak JPU memiliki waktu 7 hari untuk menyatakan sikap menerima atau mengajukan banding,” ungkap pejabat yang akrab disapa Luga.
Selain itu, Luga juga mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi majelis hakim yang telah memutuskan berdasarkan kebenaran materiil dari alat-alat bukti di persidangan pidana ini, dan tidak mendasarkan pada asumsi-asumsi yang ada.
Tak hanya itu, pejabat asal Medan ini juga mengapresiasi kerja keras tim kuasa hukum Jerinx dan juga tentunya Jerinx serta kegigihan para pendukung terdakwa baik mulai dari proses penyidikan hingga ke persidangan.
Oleh karena itu, secara hukum acara pidana di Indonesia, ada upaya hukum banding, baik untuk JPU mupun terdakwa yang dapat digunakan apabila tidak menerima putusan hakim tersebut.
Seperi diketahui, majelis hakim pada Pengadilan Negeri Denpasar yang diketuai Ida Ayu Nyoman Adnyadewi menjatuhkan vonis terhadap Jerinx dengan pidana penjara selama 14 bulan, serta denda Rp 10 juta subsider 1 bulan kurungan.
Dalam amar putusannya, majelis hakim juga menyebut bahwa tuntutan pidana 3 tahun yang dimohonkan JPU dianggap terlalu berat jika melihat kesalahan yang dilakukan oleh terdakwa Jerinx.
Menanggapi putusan tersebut, baik terdakwa Jerinx maupu JPU, di muka persidangan senada menyatakan pikir-pikir dulu. Ini artinya, baik terdakwa maupun jaksa belum menyatakan sikap yang tegas terhadap vonis hakim. (LE-PN)
Lenteraesai.id