Residivis Spesialis Jambret, Kembali Lancarkan Kejahatan Karena Terlilit Utang

Badung, LenteraEsai.id – Muhamad Nur Khalim, seorang residivis spesialis kasus penjambretan asal Jember, Jawa Timur, ditangkap Tim Opsnal Polsek Mengwi dalam suatu penyergapan.

Polisi yang melakukan pengejaran berhasil menangkap pelaku tidak jauh dari tempatnya melakukan aksi kejahatan di wilayah Banjar Kang Kang, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali.

Bacaan Lainnya

“Pelaku kami tangkap setelah mendengar teriakan dari Putu Gd Putra Adnyana ST (38) yang menjadi korban penjambretan pada hari Senin (12/10) lalu di Banjar Kang Kang, Desa Pererenan,” kata Kanit Bunser Polsek Mengwi Iptu Made Mangku Bunciana SH di Mengwi, Rabu (14/10) siang.

Kanit Buser menyampaikan itu kepada pers atas perintah Kapolsek Mengwi AKP Putu Diah Kurniawandari SH SIK melalui Kanit Reskrim Iptu I Ketut Wiwin Wirahadi SH MH.

Tim Opsnal Polsek Mengwi yang melakukan pengejaran, akhirnya berhasil menangkap pelaku jambret asal Jember tersebut tanpa melakukan perlawan, tidak jauh dari tempatnya melakukan kejahatan, ucapnya.

“Saksi I Gst Ngurah Rai Puspadi (30) dari Banjar Kang Kang, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, menyaksikan langsung kejadian tersebut,” ujar Kapolsek AKP Diah membeberkan kronologis kejadian saat dikonfirmasi di tempat terpisah.

Adapun barang bukti yang dapat diamankan dari pelaku, antara lain 1 unit sepeda motor Supra Fit warna hitam nopol DK- 4172-FBJ yang dipakai Muhamad Nur Khalim saat melalukan aksi penjambretan.

Selain itu juga disita 1 buah helem warna hitam, 1 buah jaket warna hitam, 1 buah celana jeans warna biru, 1 buah dompet merk Coach warna abu abu, 1 buah tas ransel merek Thule warna hijau dan 1 buah HP iPhone X warna hitam.

“Sebetulkan pelaku sudah 3 hari kami buntuti lantaran curiga kepada yang bersangkutan setelah kami mendapat laporan dari masyarakat. Jadi begitu mendengar adanya teriakan dari korban minta tolong, pelaku langsung kami kejar dan berhasil kami tangkap,” kata Iptu Mangku Bunciana.

Saat diintrogasi petugas, pelaku mengakui perbuatannya. Ia kembali nekat melakukan aksi penjambretan lantaran terlilit masalah hutang piutang di kampungnya di Jember, dan untuk membayar utang pelaku melakukan kejahatan dengan menyasar korban di jalan raya.

“Ya saya terpaksa mencuri pak, lantaran saya banyak utang,” ujar Khalim kepada petugas yang memeriksanya.  (LE-BD)

Pos terkait