Dusun Serokadan Bangli Masih Diberlakukan Karantina Wilayah

Suasana penjagaan di Dusun Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli

Denpasar, LenteraEsai.id – Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan perkembangan penanganan Virus Disease Corona (Covid-19) di Provinsi Bali per tanggal 2 Mei 2020.

Dijelaskan bahwa untuk pasien positif Covid-19 Bali hari ini bertambah 2 orang WNI yang tertular virus melalui transmisi lokal, sehingga secara kumulatif jumlah pasien positif menjadi 237 orang.

Bacaan Lainnya

Sementara pasien yang berhasil sembuh bertambah 8 orang WNI, terdiri atas 5 orang pekerja migran Indonesia (PMI) dan 3 non-PMI, hingga total menjadi 129 orang. Jumlah pasien yang meninggal dunia, dilaporkan tetap sebanyak 4 orang.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Provinsi Bali Dewa Made Indra di Denpasar, Sabtu (2/5) petang mengatakan, untuk pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) terhitung 104 orang yang berada dalam 9 rumah sakit dan ruang karantina di Bapelkesmas.

Ia menyebutkan, dari 237 kasus positif Covid-19 di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, sementara transmisi lokal sebanyak 68 orang.

Terjadinya transmisi lokal menunjukkan masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya.

Untuk itu, Ketua Harian Gugus Tugas mengingatkan warga masyarakat mampu menyadari dan berdisiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus yang kini terus mewabah itu.

Mengenai karantina wilayah yang dilaksanakan di Dusun Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli sebagai tindak lanjut dari hasil rapid test yang dilaksanakan pada 30 April dan 1 Mei 2020, dikatakan masih tetap diberlakukan.

Ketua Harian Dewa Indra menjelaskan bahwa warga Dusun Serokadan yang telah menjalani rapidtest dengan hasil negatif, akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab untuk menentukan kondisi warga apakah positif atau negatif Covid-19.

Dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik bagi masyarakat yang dikarantina mandiri di dusun tersebut, disiapkan di SMP 2 Susut oleh Satgas Covid-19 Provinsi Bali yang melibatkan Alkap dan personel dari Bekangdam IX/Udayana, dibantu anggota Polres Bangli dan Kodim 1626 Bangli, katanya, menjelaskan. (LE-DP1)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *