Manfaatkan Lahan Kosong, Program PKTM Desa Dangin Puri Kelod Tanam Sayuran

Program PKTM Dangin Puri Kelod Tanam Sayuran di Lahan Kosong Desa. (Foto: Ist)

Denpasar, LenteraEsai.id – Untuk menekan angka stunting serta memanfaatkan lahan yang kosong, Desa Dangin Puri Kelod Denpasar melalui program Padat Karya Tunai Murni (PKTM) menanam aneka   sayuran dan membuat kolam ikan lele. 

Perbekel Desa Dangin Puri Kelod I Made Sada, Jumat (20/5) mengatakan, program ini menjadi penting karena hasil dari panen, sebanyak 20% akan disumbangkan ke posyandu di setiap banjar di Desa Dangin Puri Kelod.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut ia mengatakan, hasil panen yang telah disumbangkan ke posyandu itu diolah langsung oleh kader PKK sebagai pemberian makanan tambahan dalam kegiatan posyandu, sedangkan sisanya akan dijual oleh Bumdes.

“Dengan langkah tersebut dapat menekan angka stunting di Kota Denpasar,” kata Made Sada saat melakukan peninjauan ke lokasi penanaman sayuran dan pembuatan kolam ikan lele.

Menurunya, Padat Karya Tunai Murni merupakan program pemerintah berupa kegiatan pemberdayaan masyarakat desa, khususnya yang miskin bersifat produktif yang mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan teknologi lokal untuk menambah pendapatan, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Dalam kegiatan PKTM ini pihaknya melibatkan 8 orang yang tidak memiliki pekerjaan untuk melakukan penanaman sayur kangkung, terong dan tomat serta memelihara ikan lele dalam kolam.

“Mereka yang kami pekerjakan dalam melaksanakan program PKTM tersebut, merupakan tenaga usulan dari setiap banjar, yakni warga yang benar-benar tidak memiliki pekerjaan,” ucapnya.

Dengan adanya program Padat Karya Tunai Murni selain menampung tenaga kerja, kegiatan ini juga diharapkan dapat menambah ketahanan pangan dan meningkatkan kesehatan warga terutama mencegah terjadinya stunting, katanya, menjelaskan.  (LE-DP)

Pos terkait