Progres Pembangunan Rumah Sementara Pascagempa di Desa Ban Telah Mencapai 243 Unit

Karangasem, LenteraEsai.id – Progres perwujudan rumah sementara yang  dibangun Yayasan Ekoturin untuk masyarakat di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem pascabencana gempa, kini sudah mencapai sebanyak 243 unit.

Ketua Tim Leader East Bali Poverty Project (EBPP) Yayasan Ekoturin, Komang Kurniawan, saat dikonfirmasi, Senin (7/2/2022) mengatakan, terkait dengan pembangunan rumah sementara untuk masyarakat Desa Ban pascagempa tersebut, pihaknya mendapat bantuan sebanyak 307 unit.

Bacaan Lainnya

“Dari 307 unit yang direncanakan, sampai saat ini sudah selesai dibangun 243 unit, jadi yang masih dalam proses pembangunan sekitar 64 unit lagi,” ujarnya, menjelaskan.

Komang Kurniawan mengungkapkan, untuk perwujudan rumah sementara yang dibangun oleh Yayasan Ekoturin tersebut, biayanya berasal dari uluran tangan para donatur melalui penggalangan dana yang pihaknya lakukan lewat media sosial.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang selama ini sudah membantu terkait pembangunan rumah sementara bagi masyarakat di Desa Ban yang rumahnya hancur akibat guncangan gempa bumi beberapa bulan lalu,” ucap Komang Kurniawan.

Ia menyebutkan, rumah sementara yang berbentuk segitiga yang dibangun oleh Yayasan Ekoturin untuk masyarakat di Desa Ban tersebut akan bisa bertahan kokoh antara 5 sampai 10 tahun ke depan.

Selain bantuan rumah sementara, pascagempa bumi yang terjadi di Desa Ban, Yayasan Ekoturin juga sudah membagikan sembako untuk masyarakat yang tertimpa musibah sedangkan untuk para siswa diberikan bahan makanan setiap bulan yang sudah dimulai sejak bulan Mei 2020 sampai saat ini.

“Di samping itu, minggu depan kita juga berencana akan kembali turun untuk menyalurkan sembako kepada masyarakat, karena kebetulan masih ada cukup dana untuk kembali dapat melakukan pembagian sembako,” kata Komang Kurniawan, menambahkan.  (LE-Jun) 

Pos terkait