Ny Ayu Kristi Arya Wibawa Tinjau Pelaksanan Vaksinasi Booster di Denpasar

Pelaksanaan Vaksinasi Booster ini ditinjau Istri Wakil Wali Kota Ny Ayu Kristi Arya Wibawa bersama Ketua DWP Kota Denpasar Ny Ida Ayu Widnyani Wiradana

Denpasar, LenteraEsai.id – Untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan dari Covid-19, Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan program vaksinasi dosis ketiga atau booster secara gratis bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Kali ini pelaksanaan vaksinasi booster diberikan kepada anggota dan pengurus Tim Penggerak PKK, DWP dan WHDI tingkat kecamatan dan Kota Denpasar, di Gedung Wanita Santi Graha Denpasar, Senin (24/1).

Bacaan Lainnya

Pelaksanaa vaksinasi ini ditinjau istri Wakil Wali Kota Denpasar Ny Ayu Kristi Arya Wibawa bersama Ketua DWP Kota Denpasar Ny Ida Ayu Widnyani Wiradana sekaligus mengikuti pelaksanana vaksinasi booster.

Dalam kesempatan itu, Ny Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan meskipun telah divaksinasi pihaknya mengajak semua penggurus maupun anggota TP PKK, DWP mapun WHDI untuk tetap disiplin menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan 5M sebagai kunci untuk memberikan perlindungan yang optimal.

“Meski sudah mengikuti vaksinasi lengkap, kami mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini,” kata Ny Ayu Kristi Arya Wibawa.

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer Dinas Kesehatan Denpasar Ni Nyoman Muryati menjelaskan, vaksinasi dosis ketiga atau booster merupakan program pemerintah. Vaksin ini diberikan secara gratis bagi masyarakat umum berusia di atas 18 tahun.

Lebih lanjut ia menjelaskan, berdasarkan rekomendasi ITAGI dan persetujuan BPOM serta mempertimbangkan ketersediaan vaksin, kombinasi awal dari pemberian vaksinasi booster dibagi menjadi dua jenis. Yakni vaksin primer menggunakan Sinovac maka vaksin booster menggunakan AstraZeneca (setengah dosis) atau Pfizer (setengah dosis). Sementara jika vaksin primer menggunakan AstraZeneca maka vaksin booster pakai Moderna (setengah dosis)

Ia menyebutkan sasaran vaksinasi untuk pengurus maupun anggota TP PKK, DWP dan WHDI tercatat sebanyak 91 orang. Namun setelah diverifikasi dan secrening yang bisa mengikuti hanya 75 orang, sisanya tidak bisa divaksin karena tidak lolos secrening.

Tenaga kesehatan yang bertugas dalam pelaksanaan vaksinasi ini adalah Puskesmas 4 Denpasar Selatan dibantu 2 orang dari Ikatan Dokter Indonesia Kota Denpasar dan 4 mahasiswa Politekkes Keperawatan.

Dengan mendapatkan vaksinasi booster ini diharapkan dapat meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga bisa mengurangi penularan kasus Covid-19 di Kota Denpasar, katanya.  (LE-DP)

Pos terkait