Karangasem, LenteraEsai.id – Setelah sebelumnya menimbun tiga lokasi di Kecamatan Rendang, bencana tanah longsor kini kembali terjadi di Kabupaten Karangasem, tepatnya di Banjar Dinas Lebu Bungbungan, Desa Lokasari, Kecamatan Sidemen pada Sabtu (16/1/2021).
Material longsoran berupa tanah merah bercampur bebatuan tidak hanya telah menubruk dan menimbun sebagian bangunan rumah yang terdiri atas dua kamar tidur, tetapi juga mengubur tembok penyengker sebuah pelinggih milik I Nengah Mardi (60).
Kalaksa BPBD Kabupaten Karangasem Ida Ketut Arimbawa mengatakan, hujan deras yang mengguyur wilayah di sekitar tempat kejadian, telah membuat tebing setinggi 10 meter yang berada di sebelah rumah korban longsor dan menimpa rumah, sekaligus tembok penyengker pelinggih milik korban.
“Beruntung tidak ada korban jiwa dan luka-luka, karena saat kejadian Pak Mardi bersama beberapa anggota keluarganya cepat berlari ke luar rumah begitu mendengar ada suara bergemuruh,” ungkap Arimbawa.
Ternyata dugaan mereka benar, suara gemuruh yang disertai getaran yang dirasakan pada bagian permukaan tanah, adalah gerakan tanah yang meluncur ke arah tempat tinggal mereka.
Keluarga Nengah Mardi mengaku bersyukur dapat menyelamatkan diri dari terjangan tanah longsor yang kini menimbun sebagian rumah tinggal mereka.
Namun demikian, akibat peristiwa tersebut korban sempat mengalami syok dan gaget melihat kejadian yang berlangsung begitu cepat. Saat ini, kata Kalaksa Arimbawa, korban Mardi beserta keluarganya sudah diungsikan ke rumah kerabat terdekat untuk menenangkan diri.
“Tadi korban sudah kita imbau untuk tinggal di rumah kerabat terdekat untuk sementara, karena lokasi longsoran masih sangat labil dan berpotensi terjadi longsor susulan, mengingat di wilayah tersebut masih turun hujan sampai saat ini,” ujar Arimbawa, menjelaskan.
Meskipun tidak mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka, tapi kejadian tersebut telah menimbulkan kerugian bangunan fisik yang diperkirakan mencapai Rp70 juta, karena kerusakan yang terjadi cukup parah.
Kalaksa Arimbawa mengimbau seluruh warga masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana longsor, hendaknya selalu waspada dan lebih berhati-hati karena hujan deras masih diperkirakan terus mengguyur di hampir seluruh wilayah Kabupaten Karangasem. (LE-Jun)







