Pengemudi Minibus Tewas Tertimpa Pohon yang Tiba-tiba Tumbang di Gerokgak

Gerokgak, LenteraEsai.id – Sebatang pohon berukuran cukup besar yang tiba-tiba tumbang di Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng pada Rabu (9/9) pagi, dilaporkan merenggut nyawa seorang pengemudi minibus.

Kondisi kendaraan ringsek di bagian depan dan menjepit tubuh korban yang duduk di belakang kemudi hingga tak bisa bergerak kemudian meninggal dunia di tempat kejadian.

Bacaan Lainnya

Beberapa warga setempat mengaku sempat mendengar rintihan si sopir minibus yang minta tolong begitu ketiban pohon pada pagi itu sekitar pukul 05.00 Wita, namun tidak bisa berbuat banyak karena batangan pohon yang menindih korban ukurannya cukup besar.

Diperoleh keterangan, mobil minibus yang tengah melaju di jalan raya di samping pohon yang tumbang itu, hanya terdapat seorang sopir tanpa dengan menumpang yang lain. Warga menduga, si sopir akan menuju pasar untuk mengantarkan barang dagangan.

Sementara itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) yang mendapatkan laporan kurang lebih satu jam setelah kejadian, langsung menerjunkan personel ke lokasi musibah.

“Kami dapat laporan dari Babinkamtibnas Polsek Gerokgak pada pukul 05.55 Wita dan langsung respon dengan mengrimkan 5 orang personel,” kata Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada SE MAP ketika dihubungi siang harinya.

Identitas korban yang tewas tersebut diketahui bernama I Made Oka (30), penduduk daerah Sumber Kima, Kabupaten Buleleng, Bali bagian utara.

Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan alat extrikasi karena posisi korban terjepit cukup parah. Untuk bisa mengeluarkan korban, tim SAR gabungan harus memotong bagian demi bagian dahan dan batang pohon yang memiliki diameter cukup besar.

Setelah itu, kata Darmada, tim SAR gabungan baru bisa melakukan upaya pelepasan tubuh korban dari himpitan bodi mobil yang ringsek setelah dihantam bagian batang pohon yang tiba-tiba tumbang.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 45 menit. “Pada pukul 07.05 Wita korban telah terevakuasi dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Darmada.

Selanjutnya jenazah dibawa ke Puskesmas I Gerokgak guna mendapatkan visum dokter mengenai sebab-sebab kematiannya. Selain Basarnas Bali, tim SAR gabungan lain yang terlibat di antaranya KP3 Celukan Bawang, Polsek Gerokgak dan Babinsa di daerah setempat.  (LE-BL)

Pos terkait