Banggar DPRD Gelar Raker dengan TAPD Badung, Parwata Puas Kinerja Bupati Badung dan Jajaran

Ketua DPRD yang juga Ketua Banggar DPRD Badung Putu Parwata, memimpin raker dengan TAPD Badung yang diketuai Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, di Mangupura, Selasa (16/4). (Foto: Humas DPRD Badung)

Mangupura, LenteraEsai.id – Ketua DPRD Badung I Putu Parwata dalam kapasitasnya sebagai Ketua Badan Anggaran DPRD Badung, pada Selasa (16/4/2024) memimpin rapat kerja (raker) dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Badung yang diketuai Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa.

Raker yang dilaksanakan di ruang rapat Madya Gosana lantai III Gedung Sekretariat DPRD Badung di Mangupura, dimaksudkan untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung TA 2023 yang telah disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Badung 25 Maret 2024 lalu.

Bacaan Lainnya

Putu Parwata tampak didampingi Wakil Ketua II DPRD Badung I Made Sunarta dan sejumlah anggota. Demikian pula Ketua TAPD Badung Adi Arnawa tidak sendirian, melainkan dengan sejumlah pimpinan OPD yang masuk dalam TAPD Badung.

Ketua TAPD Badung Wayan Adi Arnawa yang juga Sekda Badung, tampil tenang dan percaya diri. Ia menjawab dengan tangkas setiap pertanyaan Badan Anggaran DPRD Badung seputar penggunaan APBD 2023. Baik untuk gaji pegawai, maupun dalam membiayai program-program prioritas dan bidang-bidang lainnya.

“Untuk bapak-bapak dan ibu ketahui, penggunaan APBD 2023 sudah sesuai dengan rancangan, serta telah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Bali,” ujar Adi Arnawa, dengan nada dan mimik wajah tenang.

Ditambahkannya, APBD Badung 2023 sebesar Rp8 triliun lebih, terdapat silpa sebesar Rp1,93 miliar. Itu karena terlampauinya pendapatan dan ada efisiensi penggunaan anggaran di beberapa OPD. Silpa anggaran 2023 itu akan dimasukkan ke dalam APBD 2024.

Mendengar dan menyimak penjelasan Ketua TAPD Badung Adi Arnawa, Ketua Badan Anggaran DPRD Badung Putu Parwata dan anggota lainnnya pun manggut-manggut, menandakan puas. Namun demikian, pihak Badan Anggaran DPRD Badung minta eksekutif pada 2024 ini lebih menggenjot lagi sumber-sumber pendapatan asli daerahn (PAD), khususnya sektor pariwisata. Lantaran pendapatan daerah Badung 80 persen dari sektor pariwisata.

“Kami puas dengan kinerja Bupati Badung dan jajarannya dalam pelaksanaan APBD 2023. Dalam pencermatan kami, sudah sesuai rancangan dan sinkron dengan hasil pemeriksaan BPK. Tidak ada penyimpangan, tidak ada anggaran yang dipotong. Semua sudah berjalan dengan baik,” kata Parwata menjawab awak media massa usai raker digelar.

Menurut Parwata, pihaknya tidak sembarang mengapresiasi kinerja eksekutif, semua by data. Kalau kinerja eksekutif baik pihaknya apresiasi. Sebaliknya kalau kinerja eksekutif tidak baik, pihaknya koreksi dan kritisi.

“Setelah ini pun akan ada catatan-catatan dari kami (DPRD, Red). Secara umum pelaksanaan APBD 2023 sudah baik. Namun sepanjang 2024 ini kami minta potensi-potensi sumber pendapatan daerah supaya digenjot lebih kencang, khususnya sektor pariwisata. Namun harus juga diimbangi promosi terus-menerus, baik di dalam maupun ke luar negeri. Dan fasilitas dan objek-objek pariwisata harus terus diperbaiki,” ujar Parwata, menekankan.

Pewarta: I Made Astra
Redaktur: Yanes Setat

Pos terkait