Bangli, LenteraEsai.id – Semangat gotong royong kembali digelorakan di Kabupaten Bangli melalui Gerakan Kulkul yang diinisiasi Tim Penggerak PKK (TP PKK) dan Posyandu. Gerakan ini merupakan tindak lanjut dari pencanangan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu Tahun 2026 yang dilaksanakan TP PKK Provinsi Bali pada Rabu, 24 Desember 2025, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali.
Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, memimpin langsung pelaksanaan gerakan tersebut bersama jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Bangli. Gerakan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan sekaligus menghidupkan kembali kulkul sebagai sarana komunikasi tradisional yang mencerminkan nilai solidaritas sosial dan kebersamaan masyarakat Bali.
Setiap hari Minggu di minggu pertama setiap bulan, mulai pukul 06.00 hingga 08.00 WITA, warga Bangli diharapkan secara serentak melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan. Aksi gotong royong ini meliputi area pekarangan rumah, telajakan serta fasilitas umum seperti balai banjar, tempat suci, dan berbagai area publik lainnya.
“Gerakan ini adalah wujud nyata dari komitmen kita untuk menjaga kebersihan lingkungan dan melestarikan nilai-nilai tradisional,” ungkap Ny. Sariasih Sedana Arta. “Kami berharap, dengan mengaktifkan kembali kulkul, kita juga bisa mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di antara warga.”
Tidak hanya itu, gerakan kulkul PKK dan Posyandu di Kabupaten Bangli juga mendapatkan perhatian dan monitoring langsung dari TP PKK Provinsi Bali. Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, mendampingi tim monitoring dari TIM PKK Provinsi Bali saat mengunjungi Desa Sekardadi, Desa Demulih, Desa Bangbang, dan Desa Kayubihi.
Respon positif dari masyarakat terlihat jelas dalam setiap kegiatan. Warga dengan antusias berpartisipasi dalam gotong royong dan merasa bangga bisa berkontribusi untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari TP PKK Provinsi Bali dan Kabupaten Bangli,” ujar salah satu warga masyarakat.
“Gerakan ini sangat bermanfaat bagi kami, tidak hanya dari segi kebersihan lingkungan, tetapi juga dalam mempererat hubungan sosial antar warga”.
Dengan sinergi antara TP PKK Provinsi Bali, TP PKK Kabupaten Bangli, dan partisipasi aktif masyarakat, gerakan kulkul PKK dan Posyandu diharapkan bisa menjaga pelestarian lingkungan dan penguatan nilai-nilai tradisional. (LE-003)







