Jakarta, LenteraEsai.id – Dewan Pimpinan Pusat IVENDO menegaskan komitmennya mendorong penerapan green event berkelanjutan di Indonesia, sejalan dengan ajakan Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Puspa melalui gerakan nasional Clean The City.
Momentum pascaperayaan Tahun Baru 2026 dinilai IVENDO sebagai refleksi penting bagi industri event nasional untuk memperkuat tanggung jawab lingkungan, terutama dalam pengelolaan sampah serta dampak aktivitas publik di ruang terbuka dan destinasi wisata.
Sebelumnya, Wamenpar Ni Luh Puspa mengajak masyarakat Indonesia mengawali tahun baru dengan aksi nyata ramah lingkungan melalui gerakan Clean The City yang dilaksanakan serentak di 200 kota dan melibatkan sekitar 25.000 relawan di seluruh Indonesia.
Gerakan ini menekankan bahwa perayaan publik tidak hanya soal euforia, tetapi juga tanggung jawab kolektif menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
“Pergantian tahun adalah momentum untuk memulai kebiasaan baik. Salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan bersama dan merawat ruang publik pasca perayaan,” ujar Ni Luh Puspa dalam pernyataannya.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal DPP IVENDO, Evan Saepul Rohman, menyampaikan bahwa ajakan pemerintah ini menjadi penguatan arah kebijakan organisasi dalam membangun standar green event yang lebih terstruktur dan aplikatif di industri event nasional.
“IVENDO menyambut baik dan mendukung penuh gerakan Clean The City sebagai mitra strategis pembelajaran bagi para pelaku event. Kolaborasi ini penting agar pengelolaan sampah dan limbah tidak hanya menjadi wacana, tetapi menjadi praktik standar dalam setiap penyelenggaraan event,” ujar Evan.
Ia menjelaskan, selama lebih dari 14 tahun, komunitas Clean The City telah secara konsisten menjalankan program pembersihan sampah pasca perayaan malam tahun baru, dengan skala nasional dan pendekatan berbasis relawan.
Pengalaman tersebut dinilai relevan untuk menjadi referensi bagi pelaku industri event dalam mengelola dampak lingkungan sebelum, saat, dan setelah acara berlangsung.
Melalui kolaborasi ini, IVENDO mendorong anggotanya—yang banyak terlibat dalam konser, pameran, festival, dan berbagai kegiatan berskala besar—untuk menerapkan prinsip green event secara menyeluruh. Mulai dari pemilahan sampah, pengurangan plastik sekali pakai, efisiensi energi dan air, penggunaan material ramah lingkungan, dukungan terhadap produk lokal, hingga pemanfaatan teknologi digital dan transportasi berkelanjutan.
“Ke depan, kami juga mendorong agar penyelenggara event mulai mengalokasikan sebagian keuntungan acara tidak hanya untuk kewajiban pajak dan royalti, tetapi juga untuk kontribusi lingkungan, seperti program penanaman pohon atau inisiatif karbon offset,” tambah Evan.
IVENDO menegaskan bahwa penguatan green event bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan strategis untuk menjaga keberlanjutan industri event nasional, mendukung pariwisata berkelanjutan, serta membangun citra Indonesia sebagai tuan rumah event yang bertanggung jawab secara lingkungan di tingkat nasional maupun internasional. (LE-003)