Mangupura, LenteraEsai.id – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Badung I Putu Parwata memimpin raker dengan empat OPD Pemkab Badung seperti RSUD Mangusada, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Dinas Sosial. Ia didampingi Ketua Komisi IV Made Suwardana, Wakil Ketua Nyoman Sudana dan Ni Putu Sekarini. Menurut mantan Ketua DPRD Badung dua periode itu menjawab pertanyaan awak media massa, rapat kali ini merupakan rapat final dalam pembahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung TA 2024.
“Kami dari DPRD Badung mendengarkan apa yang sudah dikerjakan para OPD pada TA 2024. Penyerapan ini nanti dipakai untuk memberikan rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Badung,” paparnya.
Dikatakan Parwata, Komisi IV DPRD Badung adalah Komisi mandatori mengenai masalah publik. Yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat banyak. Makanya pihaknya relatif mendetail mengenai rumah sakit menanyakan pada pimpinan OPD. Misalnya bagaimana RSUD Mangusada melayani masyarakat dan mendapat kepercayaan. Supaya mampu melayani dengan baik, sumber daya manusia (SDM) harus berkualitas. Menggunakan abggaran yang ada dengan tepat sasaran.
Menyangkut ketenagakerjaan benar-benar penting. Generasi muda terutama generasi Gen Z harus diberi pemahaman yang benar. Supaya tidak menjadi pekerja nomaden. Kalau itu terjadi satu sertifikasi sebagai tanda keahlian tidak bisa didapat. Maka dari itu pihaknya mendorong Dinas Tenaga Kerja.
“Kerja di sini sebentar, akhirnya tidak ada satu sertifikasi yang kuat yang bisa dimiliki, karena itu, kami mendorong Dinas Tenaga Kerja itu supaya calon tenaga kerja memiliki satu sertifikat. Dengan demikian pendapatan supaya optimal.” ungkapnya
Untuk Dinas Sosial, Putu Parwata menyampaikan, bahwa Dinas Sosial ini interaksinya sangat kuat dengan masyarakat.sehingga harus betul-betul dilakukan satu komunikasi, dengan melakukan edukasi di masyarakat. Kemudian, untuk masalah Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KB3A), pihaknya mendorong supaya ada rumah singgah.Untuk menampung anak terlantar karena tidak ada keluarga yang ngurus.
Pewarta: I Made Astra
Redaktur: Laurensius Molan







