Empat Komisi DPRD Badung Raker Serentak, Bahas LKPJ Bupati TA 2024

Komisi III DPRD Badung raker di ruang rapat Kantor Bappenda Badung. Agenda membahas LKPJ Bupati Badung 2024 dari sisi pendapatan daerah. Raker diakhiri foto bersama. (Foto: LenteraEsai/Made Astra)

Mangupura, LentetaEsai.id – Komisi I, II, III dan Komisi IV DPRD Kabupaten Badung, Senin, 28 April 2025 siang serempak melakukan rapat kerja (raker) dengan mitra kerjanya masing-masing. Yakni para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Badung atau yang mewakili. Terkait membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung TA 2024. LKPJ Bupati Badung sudah disampaikan Bupati Badung I Wayan Arnawa beberapa waktu lalu di depan rapat paripurna DPRD Badung. Raker digelar di tempat terpisah.

Raker Komisi III DPRD Badung dengan Ketua Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Badung dan utusan BPKAD Badung berlangsung di ruang rapat Kantor Bappenda Badung di kompleks Puspem Badung, di Mangupura.

Bacaan Lainnya

Kesempatan itu tampak hadir Wakil Ketua DPRD Badung Made Sunarta, Ketua Komisi III Made Ponda Wirawan, Wayan Sandra, Nyoman Satria, Made Reta, I Gusti Ngurah Saskara dan lainnya. Sedang Kepala Bappenda Badung Ni Putu Sukarini didampingi beberapa stafnya. Semula raker rencananya digelar pukul 10.00 Wita, tetapi akhirnya ditunda menjadi pukul 13.00 WITA.

Wakil Ketua DPRD Badung Made Sunarta memimpin raker dengan Ketua Bappenda dan utusan BPKAD Badung itu. Ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran Komisi III dan OPD terkait untuk mengikuti raker siang tersebut. Setelah dibuka, Ketua Komisi III Ponda Wirawan menyela. Ia menjelaskan bahwa yang mengundang raker adalah Komisi III.

Kemudian Sunarta mempersilakan pihak Bappenda Badung menyampaikan penjelasan mengenai target dan pencapaian pendapatan pada TA 2024. Penjelasan disampaikan secara bergantian oleh dua staf Bappenda. Lalu dipertegas oleh Kepala Bappenda Badung Putu Sukarini. Pihak Bappenda Badung menjelaskan, tidak semua target pendapatan yang dirancang dalam APBD Badung 2024 tercapai. Baik Pendapatan Asli Daerah (PAD), retribusi daerah dan lainnya.

Termasuk pajak hotel dan restaursn (PHR) yang merupakan andalan pendapatan Badung. Menurut Sukarini antara lain karena ada laporan dari wajib pajak, adanya penurunan acupency hotel. Alasan lainnya adanya transaksi penjualan vila secara online. Begitu juga ada penjualan makanan secara online. “Kita belum ada kerja sama dengan lembaga cyber yang menyelenggarakan transaksi secara online,” papar Sukarini pada Komisi III.

Nyoman Satria dari Komisi III juga menanyakan pendapatan bagi hasil pajak kendaraan bermotor, pajak air bawah tanah (ABT) dan lainnya. Ketua Komisi III Ponda Wirawan menjawab awak media usai raker, bahwa raker dengan Bappenda dan OPD lainnya berlangsung dengan baik. Bappenda sudah memaparkan capaian dari target pendaptan APBD 2024. Juga beberapa kendala yang dihadapi.

“Kepala Bappenda Badung menyampaikan kendala dalam menarik pajak dari transaksi secara online. Lantaran belum ada kerjasama dengan lembaga cyber. Apakah ke depan diperlukan Perda untuk itu, kami akan kami dulu,” katanya.
Kepala Bappenda Badung Putu Sukarini berjanji akan melakukan croscek data acupancy hotel 2024. Seperti laporan bebepa wajib pajak dari kalangan usaha hotel. “Pasti kami akan mengcroscek data acupancy hotel. Khususnya hotel-hotel yang melaporkan adanya penurunan acupancy (hunian) hotel sepanjang tahun 2024 lalu, ” janjinya.

Komisi I Raker di Kantor BPKAD Badung:
Komisi I DPRD Badung menggelar raker di ruang rapat Kantor BPKAD Badung dipimpin Wakil Ketua Komisi I Gusti Lanang Umbara. Hadiri unsur BPKAD Badung, Kabag Kepegawaian dan Pengembangan sumber daya manusia Badung, Kadis Penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu, Kadis DukCapil Badung, Kadis Pemberdayaan masyarakat dan desa, Kabag Tapem dan Bagian Hukum. Komisi II dan Komisi IV juga raker dengan tempat terpisah dengan mengundah OPD mitra kerjanya. Sama membahas LKPJ Bupati Badung TA 2024.

Pewarta: I Made Astra
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait