Tiga Fraksi DPRD Badung Sampaikan Pemandangan Umum

Ketua DPRD Badung Putu Parwata menyerahkan naskah pemandangan umum fraksi ke Bupati Badung Giri Prasta. (Foto: Humas DPRD Badung)

Mangupura, LenteraEsai.Id – Ketua DPRD Kabupaten Badung I Putu Parwata, Jumat, 12 Juli 2024, pukul 11.20 WITA kembali memimpin rapat paripurna. Anggota DPRD Badung yang hadir termasuk unsur pimpinan, 28 orang dari 40 orang anggota seluruhnya. Sisanya tidak hadir alias absen.

Agenda rapat paripurna lanjutan DPRD Badung itu, adalah pemandangan umum fraksi-fraksi, atas tiga raperda yang disampaikan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam rapat paripurna, Senin, 10 Juli 2024 lalu. Yaitu Raperda tentang laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Badung TA 2023. Raperda Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorita Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Badung TA 2025. Dan Raperda tentang PPJP Daerah Semesta Berencana Kabupaten Badung 2025-2045.

Bacaan Lainnya

Pandangan umum diawali oleh Fraksi Badung Gede (FBG) yang dibacakan I Made Wijaya, kemudian Fraksi Partai Golkar (FPG) dibacakan AAN Ketut Agus Nadi Putra. Dan terakhir pandangan umum Fraksi PDIP (FPDIP) dengan pembaca I Wayan Sandra. Secara umum semua fraksi mengapresiasi Bupati Badung, yang telah menyampaikan tiga raperda tepat waktu. Termasuk raperda APBD Badung 2025 dan PPJP Daerah Semesta Berencana Kabupaten Badung.

Selain itu sejumlah masukan, saran dan usulan disampaikan ketiga fraksi pada pemerintah (eksekutif). Misalnya FBG menyampaikan supaya pemerintah melakukan perbaikan jalan-jalan kabupaten di hampir seluruh wilayah kecamatan di Badung. Juga melakukan perbaikan gorong-gorong, mengatasi kemacetan lalu lintas di sejumalah lokasi yang kerap dikeluhkan masyarakat. Dan juga penanganan sampah.

Sedang FPG memberikan catatan strategis pada eksekutif. Antara lain, dalam pelaksanaan APBD dimohon kredibilitas dan konsistensi realisasinya. Terutama program kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat Badung. Yakni yang tersalurkan melalui aspirasi Dewan yang merupakan representasi masyarakat Badung.

Sedang F-PDIP menyampaikan beberapa usulan. Misalnya mengusulkan pemerintah ke depan perlu merencanakan pembangunan Taman Kota Mangupura. Sebagai wajah pintu masuknya ke Kota Mangupura. Selain itu pemerintah diminta lebih focus menangani ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Khususnya bagi masyarakat di wilayah Badung Selatan.

“Selain itu pemerintah juga hendaknya memaksimalkan penanganan sampah. Supaya sampah tidak lagi jadi ancaman, tetapi memberi manfaat bagi masyarakat, ” papar jurubicara FPDIP Wayan Sandra dengan suara mantap.

Setelah naskah pemandangan fraksi -fraksi dibacakan, kemudian diserahkan kepada Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Selanjutnya Ketua DPRD menyerahkan ke Bupati Badung Nyoman Giri Prasta sebagai bahan menyusun jawaban pemerintah pada rapat paripurna berikutnya. Rapat paripurna ditutup dengan mengetukkan palu tiga kali.

Pewarta: I Made Astra
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait