Hadiri Penyerahan Bantuan Sosial BI, Cok Ace Harap Perekonomian Bali Mulai Bangkit

penyerahan Program Sosial Bank Indonesia kepada UMKM Binaan dan Mitra KPWBI Bali di Subak Pakel. (Foto: Dok Humas Pemprov Bali)

Denpasar, LenteraEsai.id – Sejalan dengan Instruksi Presiden, berbagai pihak diminta untuk terlibat dalam pembinaan UMKM di Indonesia, sehingga setiap daerah memiliki UMKM yang berkualitas, dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor dan bahkan melakukan ekspor.

Pemerintah Provinsi Bali dengan Visi Pembangunan Daerah Bali ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, selalu berkomitmen mencari terobosan dan jalan terbarukan dengan tujuan pertumbuhan ekonomi Bali dapat terus berkembang, salah satunya dengan pengembangan di sektor UMKM.

Bacaan Lainnya

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi program sosial berupa Penyerahan Program Sosial Bank Indonesia Provinsi Bali dalam rangka mencapai pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan yang didukung oleh stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan serta upaya pemberdayaan sektor riil, khususnya pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Provinsi Bali,” ungkap Wagub Bali Tjok Oka Ardana Sukawati dalam sambutannya saat menghadiri penyerahan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) kepada UMKM Binaan dan Mitra KPWBI Bali, di Subak Pakel Peguyangan Kaja Denpasar, Senin (25/7).

Ditambahkannya, mengingat peran UMKM sangat penting sebagai penopang perekonomian rakyat, sehingga pemerintah memerlukan sinergi, kolaborasi, peran dan kontribusi para pemangku kepentingan.

“Untuk itu pemerintah daerah mengajak stakeholder untuk dapat menciptakan UMKM dalam satu ekosistem untuk dapat meningkatkan nilai tambah dengan inovasi, menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan konsumsi produk/jasa buatan dalam negeri,” ungkapnya.

Wakil Gubernur Bali yang akrab disapa Cok Ace itu menyebutkan, implementasi unggulan dari Program Sosial Bank Indonesia sebagai jawaban tepat untuk kebutuhan pelaku UMKM saat ini, yang memiliki tujuan untuk mendukung pemberdayaan UMKM melalui sinergi dengan pemerintah dalam upaya peningkatan kapasitas ekonomi pelaku UMKM ke depannya.

“Tidak hanya memberikan dukungan modal, namun Bank Indonesia juga memberikan pendampingan atau pembinaan bahkan menyiapkan pasar bagi pelaku UMKM (salah satunya pasar ke Eropa dan Amerika), sehingga harusnya tidak ada lagi kata bahwa UMKM tidak bisa bergerak maju bersama BI dan pemerintah,” ujarnya.

Dijelaskan Cok Ace, strategi keterhubungan antara hulu sampai hilir dalam perilaku UMKM, akan mendorong terciptanya ekosistem melalui pengembangan bisnis, pelaksanaan konsultasi bisnis dan pengembangan lembaga inkubator dan inkubasi usaha selaras dengan kebijakan nasional. “Upaya ini diharapkan dapat menyerap tenaga kerja serta menciptakan inovasi yang berfungsi sebagai penggerak perekonomian yang produktif dan berkelanjutan menuju UMKM naik kelas, maju dan mandiri,” kata Cok Ace.

Wagub Cok Ace berharap Program Sosial Bank Indonesia yang diterima ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian masyarakat, sehingga memiliki dampak lebih luas untuk membantu usaha pelaku UMKM sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi Bali.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho mengatakan bahwa penyerahan bantuan sosial ini sebagai bentuk kepedulian Bank Indonesia yang dikemas dalam ‘Dedikasi untuk Negeri’.

”Dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Bali, dan melalui UMKM sebagai salah satu sarana yang bisa mengangkat kehidupan perekonomian secara mandiri,” ungkap Trisno.

Penyerahan bantuan sosial ini diberikan kepada enam kabupaten di Bali, sebagai dukungan terhadap pemulihan perekonomian. Bantuan sosial ini diserahkan kepada Gaza HNS, Kelompok Tani Jati Sujati, Kelompok Ternak Giri Nangi, Kelompok Ternak Amerta Abadi, Kelompok Subak Pakel dan Kelompok Tenun Fortuna-Sidemen.

Turut hadir, anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya yang mengatakan dukungannya terhadap bantuan sosial yang menyasar pelaku UMKM ini, dan diharapkan ke depannya mampu memberikan efek baik kepada perekonomian Bali. Pihaknya akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Bali dan Bank Indonesia sebagai salah satu stakeholder terkait untuk terus membangkitkan perekonomian Bali melalui peran serta seluruh masyarakat, khususnya mereka yang bergerak di bidang UMKM. (LE-DP1) 

Pos terkait