Pemkot Gelar Pameran dan Penerbitan Buku ‘Denpasar At Home And Beyond dan Obrolan Bale Banjar (OBB)’

Denpasar, LenteraEsai.id – Dalam rangka kegiatan karya cetak dan karya rekam di Kota Denpasar serta memeriahkan Denfest-13, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menggelar Pameran Fotografi dan Peluncuran Buku ‘Denpasar At Home and Beyond dan Buku Obrolan di Bale Banjar’ dalam kegiatan yang bertajuk Denpasar Plus, yaitu penerbitan buku dan pameran fotografi.

Kegiatan ini juga serangkaian memeriahkan hari pahlawan yang dibuka Kadis Kebudayaan Kota Denpasar Gusti Bagus Mataram, di lobi Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Selasa (10/11).

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini tampak dihadiri beberapa tokoh dan seniman seperti mantan hakim MK Dewa Gde Palguna, Popo Danes, Nyoman Gde Sudiantara, Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I Dewa Gede Rai, serta beberapa seniman.

Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutan tertulis dibacakan Kadis Kebudayaan Kota Denpasar IGN Mataram mengatakan, pameran dan penerbitan buku ‘Denpasar At Home And Beyond dan Obrolan Bale Banjar (OBB)’ merupakan salah satu buku terbitan yang ditunggu-tunggu bagi khalayak luas, khususnya untuk para pecinta literasi untuk mengetahui tentang bunga rampai pemikiran serta khasanah seni dan budaya dalam perkembangannya di Kota Denpasar.

Lebih lanjut dikatakannya, adapun buku ‘Denpasar At Home And Beyond’ merupakan sebuah karya dari Ida Bagus Putra Adnyana atau biasa dikenal dengan sebutan Gustra. Dalam buku ini memperlihatkan beberapa karya di antaranya fotografi dan budaya, baik itu budaya benda maupun budaya tak benda yang ada di Kota Denpasar. Selain itu, dalam buku ini juga menjelaskan tentang bagaimana aktivitas budaya masyarakat Kota Denpasar berupa ritual, seni dan budaya, tradisi, kehidupan masyarakat yang multikultur, dan kulinari maupun rona alam yang mendukungnya.

Sedangkan buku ‘Obrolan Bale Banjar (OBB)’ karya Aridus, berisi tentang bunga rampai pemikiran kritisnya perihal hiruk pikuk perkembangan budaya dan masyarakat di Kota Denpasar. Meskipun buku ini dalam bentuk obrolan santai, bahkan nakal serta jenaka, sejatinya sang penulis sangat serius dalam penyampaian kajian kritisnya yang berupa renungan yang dapat menjadi refrensi bagi pembangunan Kota Denpasar yang berkelanjutan.

“Kami berharap buku Obrolan Bale Banjar (OBB) dan Denpasar At Home And Beyond ini mampu menyuarakan kepekaan baru tentang hubungan manusia dengan peradaban kebudayaan yang saling silang, dan menyimpulkan ikatan kesadaran dalam memperkuat warisan budaya sebagai elemen penting dalam membangun Kota Denpasar,” kata IGN Mataram, mengharapkan.  (LE-DP)

Pos terkait