BulelengHeadlines

Nekat Setubuhi Mantan Pacar di Atas Sepeda Motor, Pemuda Bracuk Ditangkap Polisi Buleleng

Singaraja, LenteraEsai.id – Pria berisisial GdS alias Bracuk yang diduga telah melakukan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak wanita yang masih di bawah umur, diringkus pihak Satreskrim Polres Buleleng dalam suatu upaya pelacakan dan pemburuan.

Petugas yang melakukan pemburuan berhasil membekuk tersangka pelaku di sekitar rumah tinggalnya di Desa Sinabun, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, kata Kasatreskrim Polres Buleleng AKP Agung Wiratama STK SIK kepada wartawan di Mapolres Buleleng di Singaraja, Selasa (6/2/2024).

Didampingi petugas pada Unit PPA Satreskrim dan Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika SH, Kasatreskrim mengungkapkan, penangkapan terhadap tersangka GdS alias Bracuk dilakukan pihaknya setelah menerima laporan dari orang tua korban Ketut Sunara, yang tinggal satu desa dengan tersangka.

Kepada petugas, Ketut Sunara melaporkan bahwa anak perempuannya berinisial DP yang tergolong masih di bawah umur, telah mengalami kekerasan seksual yang dilakukan oleh pelaku GdS alias Bracuk, ujar AKP Wiratama, menjelaskan.

Mengenai kronologis kejadian, Kasatreskrim menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (23/1/2024) malam lalu sekitar pukul 21.30 Wita di salah satu jalan desa di wilayah Banjar Dinas Bale Agung, Desa Kerobokan Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.

Pelaku yang sebelumnya adalah mantan pacar korban, hari itu bertemu di salah satu warung. Kemudian pelaku mengajak korban untuk pergi jalan-jalan, keluar dari warung mengikuti pelaku dengan mengendarai sepeda motor masing-masing.

Di tengah perjalan, pelaku membelokkan sepeda motornya ke salah satu jalan setapak yang berlokasi di wilayah Desa Kerobokan, di mana korban terus membuntutinya. Tiba di suatu tempat yang cukup gelap dan sepi, pelaku menghentikan sepeda motornya, diikuti pula oleh korban.

Pelaku langsung menghampiri dan memeluk erat tubuh korban, kata Kasatreskrim sembari menjelaskan, di mana korban tidak berani berontak setelah menerima ancaman akan dibunuh bila tidak menuruti keinginan pelaku.

Dikatakan, pelaku yang sudah diselimuti hawa nafsu, dengan kasar memelorotkan celana korban sampai sebatas lutut hingga dengan leluasa pelaku menyetubuhi korban di atas sepeda motor dalam posisi berdiri.

Adanya laporan tentang kejadian itu, petugas melakukan visum terhadap korban di RSUD Buleleng, sekaligus melakukan konsling psikologi. Dan beberapa hari kemudian, pelaku Bracuk berhasil diringkus polisi di kawasan tempat tinggalnya.

Dari peristiwa tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Scoopy DK-5387-UBM, satu potong celana dalam warna hitam, satu potong baju daster warna hitam milik korban, kata AKP Wiratama, menyampaikan.

Terhadap pelaku GdS alias Bracuk, dapat disangkakan telah melakukan perbuatan pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 ayat (2) UU RI No.17 tahun 2016 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang No.1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua UU RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang Undang.

Perbuatan persetubuhan sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 81 UU No.35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak yang berbunyi, “Setiap orang melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun penjara,” kata Kasatreskrim. Terhadap pelaku sudah ditahan di Rutan Mapolres Buleleng sejak 29 Januari 2024 lalu.

Pewarta: Pande Aubade
Redaktur: Laurensius Molan

Lenteraesai.id