Headlines

‘Garis Putih’ Permudah Petani Jangkau Areal Pertanian dan Antardesa di Lamongan

Lamongan, LenteraEsai.id – Bagai sebuah garis putih yang membelah areal persawahan, adalah jalan baru yang dibangun para petani yang bersinergi dengan unsur TNI, dalam hal ini petugas Babinsa di jajaran Kodim 0812/Lamongan, Jawa Timur.

Babinsa Bluluk, Koptu Tri Laksono bersama sejumlah petani, pada Senin (21/8/2023) tampak disibukkan dengan giat membuka jalan baru yang nantinya dapat menghubungkan antardesa atau ke areal pertanian penduduk di Desa Kuworejo, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan.

Di tengah areal persawahan, jalan dibuat dengan mengurug sebagian lahan menggunakan limstone, yakni bongkahan kapur murni hingga terlihat bagai garis putih memanjang dalam ratusan meter membelah lahan di antara dedaunan padi yang menghijau.

Dandim 0812/Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pihak Koramil Bluluk diterjunkan untuk membantu warga dalam upaya membuka dan memperbaiki insfrastruktur yang saat ini sedang dilakukan secara gotong royong.

“Ya betul, Babinsa Bluluk hari ini ambil bagian dalam kerja bareng petani di Kecamatan Bluluk guna membangun jalan yang sangat dibutuhkan petani dan warga setempat,” ucapnya, menjelaskan.

Dari pantauan di lapangan, terlihat Koptu Tri Laksono aktif membantu petani mengangkut bongkahan limstone yang akan dipakai menimbun bagian areal persawahan yang dipakai untuk membangun jalan raya, yang nantinya dapat mempermudah akses kaum tani dalam mengangkut hasil panen dan keperluan lainnya.

“Ini sudah tugas dan kewajiban saya sebagai Babinsa untuk bisa berkontribusi di lingkungan masyarakat,” ujar Tri Laksono, penuh semangat sambil mendorong ‘gerobak’ beroda tunggal yang dipakai alat untuk mengangkut material urugan.

Ia menambahkan, pembangunan dan perbaikan jalan yang saat ini dilakukan oleh warga dengan dibantu dirinya, merupakan salah satu cara untuk mempermudah aktivitas para petani, terutama untuk menuju ke lahan pertanian. Selain itu juga untuk menghubungan antardesa di Kecamatan Bluluk.

“Nanti aksesnya menjadi mudah. Para petani tidak perlu lagi berputar-putar arah untuk bisa ke desa tetangga ataupun ke areal pertanian mereka,” kata Tri Laknono, diiyakan sejumlah petani yang mengaku bersyukur dengan dibukanya jalan baru tersebut.  (LE/Jit)

Lenteraesai.id