judul gambar
BulelengHeadlines

Sering Curi Kambing Dengan Menyembelihnya di Kandang, Pelaku Diringkus Polisi Seririt Buleleng

Seririt, LenteraEsai.id – IGNDS (43), pelaku pencurian binatang piaraan jenis kambing yang belakangan ini cukup meresahkan masyarakat di wilayah Kabupaten Buleleng, Bali, diringkus pihak Polres Seririt dalam suatu upaya pelacakan.

Tersangka pelaku yang tercatat sebagai penduduk Lebahsari, Desa Unggahan, Kecamatan Seririt, berhasil dilacak dan ditangkap petugas di tempat persembunyiannya di daerah Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, di mana kesehariannya pelaku sering bergaul di daerah tersebut.

Kapolsek Seririt Kompol I Made Suwandra SH kepada pers, Jumat (28/7/2023) mengungkapkan, penangkapan terhadap pelaku IGNDS berawal dari adanya laporan beberapa warga masyarakat yang mengaku telah kehilangan ternak kambingnya yang berada di dalam kandang.

I Nengah Sukadarma, penduduk Desa Unggahan, Seririt melapor telah kehilangan dua ekor kambing miliknya yang berada dalam kandang pada 30 Juni 2023 lalu. Laparan berikutnya datang dari I Putu Sianta, penduduk di desa yang sama, mengaku kehilangan empat ekor bambing dalam kandang pada 4 Juli 2023.

Berdasarkan laporan tersebut, Kapolsek Kompol Made Suwanda memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Seririt AKP IB Putu Permana Dwija Putra SH untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelakunya. Petugas yang kemudian mendatangi TKP pada 20 Juli lalu, menemukan sisa bagian tulang belulang dan daging kambing yang diduga telah disembelih pelaku.

Dari hasil penyelidikan intensif, Unit Reskrim Polsek Seririt dapat mengidentifikasi pelakunya, hingga kemudian melakukan pengejaran terhadap IGNDS yang sebelumnya juga diketahui pernah melakukan perbuatan pidana (residevis). Warga yang tercatat beralamat di Lebahsari, Desa Unggahan itu, akirnya berhasil diringkus di daerah Sidetapa.

Di hadapan penyidik, pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian enam ekor kambing di dua tempat berbeda, dengan cara menyembelih dan menyisakan bagian daging dan tulangnya di TKP. Daging kambing hasil curian tersebut selanjutnya dijual, dan ada juga yang dimasak untuk kebutuhan sendiri.

Kapolsek menyebutkan, dari tersangka pelaku disita barang bukti dua buah pisau alat potong kambing, dan beberapa kilogram beras yang diduga dibeli dari hasil kejahatan tersebut. Sementara dari TKP ditemukan bagian daging dan tulang kambing yang ditinggalkan di dekat kandang.

Pelaku kini dalam proses penyidikan dan dapat disangkakan telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 ayat (1) ke-1 KUHP, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, ujar Kapolsek Seririt, menjelaskan. (LE-Bel)

Lenteraesai.id