Melejit, Desa Panji Dijadikan Pilot Project Digitalisasi Pansimas di Kabupaten Buleleng

Perbekel Desa Panji Jro Mangku Made Ariawan. (Foto: dok pribadi)

Buleleng, LenteraEsai.id – Seiring berkembangnya penggunaan teknologi yang mengarah ke digitalisasi, membuat berbagai aspek kepentingan diimplementasikan dengan teknologi dimaksud. Peluang tersebut nampaknya dimanfaatkan oleh Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng dengan membuat transparansi pengelolaan air desa, yang mendapat dukungan penuh dari Badan Usaha Milik Desa (BumDes) ‘Bhuana Utama’.

Perbekel Desa Panji Jro Mangku Made Ariawan ketika dikonfirmasi, Minggu (23/4/2023) menjelaskan, beberapa inovasi teknologi dengan menerapkan keterbukaan pelayanan, telah dilakukan pihaknya bersinergi dengan Bumdes ‘Bhuana Utama’ yang merupakan muara dari semua usaha yang dimiliki desa.

Bacaan Lainnya

Alhasil, lanjut Perbekel Ariawan, menjadikan Desa Panji sebagai pilot project dalam tata kelola air dengan menerapkan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pansimas), dibantu oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Buleleng, dan dikelola dari sisi desa berbasis digital melalui platform bernama https://Panji.Bumdesaku.id yang dapat diakses melalui smartphone.

Ia menyebutkan, kelebihan yang disediakan dalam platform tersebut berupa transparansi dari pembukuan tagihan air, keterbukaan semua tagihan dan semua urusan keuangan yang menciptakan sebuah kepercayaan bagi pemerintah.

Dari sisi sistem pelayanan di lapangan juga sudah diperbaiki kualitasnya menggunakan filter air pasir rambat, dan juga melalui platform tersebut pengaduan masyarakat terhadap masalah di lapangan juga sampai lebih cepat, sehingga penanganannya dari tenaga teknis akan lebih efisien dan akurat. Dampaknya dari keterbukaan tersebut menjadikan laba dari pengelolaan tata air digunakan untuk pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.

“Artinya, sistem ini sudah menjadi satu kesatuan, mulai dari tata kelolanya yang transparan, sampai dari sisi pelayanan juga tampat dari kualitas air yang didistribusikan sesuai harapan,” ujar Perbekel Ariawan, menjelaskan.

Inovasi ini berhasil mengantarkan Desa Panji meraih predikat ‘Desa Brilian’ terbaik se-Bali Nusra dari 53 desa finalis di tahun kedua sejak dikembangkan pada tahun 2019 dan diterapkan tahun 2020. Torehan prestasi ini bermuara pada kecintaan masyarakat terhadap desanya yang juga menggandeng warga sebagai basis pemasaran dengan memegang teguh prinsip ‘dari warga untuk warga’.

“Mudah-mudahan pada tahun ini kita bisa mengukir lebih banyak prestasi dengan berbagai inovasi untuk mengharumkan nama tidak hanya Desa Panji, namun juga Kabupaten Buleleng,” katanya, menegaskan. (LE/Nom)

Pos terkait