Pastikan Bahan Konsumsi Aman, Kini Giliran BPOM Masuk Desa di wilayah Kecamatan Buleleng

BPOM Perwakilan Bali beserta tim, melaksanakan program Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) tentang obat dan pangan aman, di Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng (Foto: Dok BPOM Bali)

Buleleng, LenteraEsai.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah sebuah lembaga pemerintah di Indonesia yang bertugas mengawasi peredaran obat-obatan dan makanan atau minuman. BPOM berupaya memastikan keamanan obat-obatan, makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

BPOM RI setara dengan Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat, dan di Uni Eropa disebut dengan European Medicines Agency (EMA), merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Bacaan Lainnya

Adapun yang diawas adalah bahan obat, obat, narkotika, psikotropika, prekursor, obat tradisional, kosmetik, pangan olahan, suplemen kesehatan, prekursor dan zat adiktif.

Berkaitan dengan itu, BPOM Perwakilan Provinsi Bali melaksanakan program Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) tentang obat dan pangan aman, di Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng yang dihadiri sekitar 500 warga masyarakat pada Rabu (19/4/2023).

Sebagai narasumber dalam acara tersebut, anggota Komisi IX Fraksi PDIP DPR RI Ketut Kariyasa Adnyana SP yang didampingi oleh anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Bali Drs Gede Kusuma Putra AK MBA MM, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Gede Supriatna SH, mantan Wakil Bupati Buleleng Dr Nyoman Sutjidra Sp Og serta Ni Kadek Turkini SH.

Kariyasa Adnyana mengatakan, kesehatan merupakan hal sangat penting dan mahal nilainya, yang terkadang ada kaitannya dengan masalah obat, makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat.

Sementara untuk mengetahui obat dan makanan serta minuman itu aman dikonsumsi, harus memperhatikan label yang resmi, izin edar dan masa kadaluarsa dalam setiap kemasan yang tersedia, ujar Kariyasa.

Menyinggung adanya lahan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bergerak di bidang obat tradisional dan makanan, wakil rakyat yang berkantor di Senayan-Jakarta itu mengharapkan perlunya dilakukan bimbingan secara gencar oleh pemerintah, termasuk dapat diberikannya izin edar dari BPOM.

“Saya pribadi mendukung penuh acara ini supaya tingkat kesehatan generasi penerus dan masyarakat, terkhusus di Jinengdalem menjadi lebih maksimal,” ujar Kusuma Putra, menimpali, diamini oleh Supriatna dan kawan-kawannya dalam kebersamaan yang solid.

Perbekel Desa Jinengdalem Ketut Mas Budarma menyampaikan terima kasih banyak atas kepedulian BPOM, anggota DPR RI Kariyasa Adnyana dan semua komponen yang sudah sangat memperhatikan warganya. “Semoga Ida Sanghyang Widhi Wasa memberikan anugerah terindah kepada beliau semua,” ucapnya, mengakhiri perbincangan.  (LE/Nom)

Pos terkait