GianyarHeadlines

16 Peserta Pelatihan Tata Rias Kecantikan di Gianyar, Dinyatakan Lulus Kompeten

Gianyar, LenteraEsai.id – Pelatihan berbasis kompetensi non boarding untuk program tata rias kecantikan yang dilaksankan selama 33 hari oleh Disnaker Kabupaten Gianyar di Kantor UPTD BLK Agrobisnis dan Industri, telah dinyatakan berakhir.

Pelatihan ditutup oleh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar I Gede Daging pada Senin (20/3/2023). Tercatat sebanyak 16 peserta program kecantikan dinyatakan lulus kompeten dalam bidangnya, dan berhak menerima sertifikat uji kompetensi.

Kepala UPTD BLK Agrobisnis dan Industri Disnaker Gianyar Ni Ketut Dani mengatakan, dengan dinyatakannya semua peserta pelatihan tata rias kecantikan lulus dengan kompeten, dirinya berharap mereka mampu menerapkan ilmu dan keterampilannya di dunia kerja sehingga dapat mengurangi angka pengangguran serta dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraannya.

“Selain menjadikan tenaga kerja yang terampil, terlatih dan kompeten, program ini dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat khususnya di Gianyar,” kata Ni Ketut Dani. Lebih lanjut disebutkan, pelatihan ini, dilasanakan selama 33 hari dengan 260 jam pelajaran dan diikuti oleh 16 peserta dengan menghadirkan instruktur handal dari LPK Salon Putra Intan dan Salon Rumpi.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar I Gede Daging mengatakan, apabila nantinya para peserta ingin menjadi interprenuer muda, BLK Disnaker Gianyar bekerja sama dengan Bank Daerah Gianyar siap menyediakan permodalan. “Nantinya kalau ada adik-adik punya semangat jiwa interprenuer, mulai kelompok maupun perorangan, dapat mengajukan KUR dengan bunga 0,5 persen menurun,” kata Gede Daging.

Selain menggandeng Bank Daerah Gianyar, Disnaker juga mendorong para lulusan pelatihan tata rias kecantikan untuk berani menjadi wirausaha muda yang handal dan mampu bersaing. “Ayo mulai bikin usaha kecil-kecilan dulu, dan terpenting adalah semangat untuk berusaha dan bersaing di dunia kerja”, ucapnya, mengajak.

Sekdisnaker mengatakan, tupoksi Disnaker Gianyar ialah meningkatkan keterampilan para tenaga kerja dan menurunkan angka pengangguran yang masuk usia kerja produktif. Dengan adanya pelatihan-pelatihan yang diakukan di BLK Disnaker dapat meningkatkan skill dan keterampilan warga, yang nantinya dapat terserap di dunia kerja.

“Semoga semua bisa menciptakan lapangan kerja maupun diserap di dunia kerja. Sehingga kami di pemerintahan bisa mempunyai angka riil guna dapat menekan angka pengangguran, itu intinya,” ujarnya, menandaskan. (LE-GN)

Lenteraesai.id