Buleleng, LenteraEsai.id – Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mengimbau instansi pemerintah hingga masyarakat untuk ikut berpartisipasi membantu operasional PMI Buleleng dalam melakukan kegiatan kemanusiaan.
Hal tersebut diungkapkan Pj Bupati Buleleng dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng Ni Made Rousmini, di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Selasa (15/2/2023), dalam kegiatan penyerahan hasil bulan dana PMI tahun 2022.
Pada kegiatan itu, panitia penggalian dana menyerahkan uang sebanyak Rp220.429.250 kepada PMI Buleleng, yang merupakan hasil pengumpulan dana selama tahun 2022.
Dana sebesar itu berasal dari partisipasi masyarakat, instansi pemerintah, BUMD dan BUMN. Nantinya, dana yang telah terkumpul akan digunakan untuk operasional PMI selama satu tahun ke depan. Seperti kesiapsiagaan bencana, siaga ambulance, unit donor darah, pendidikan dan latihan relawan PMI, serta pelayanan masyarakat.
Pj Bupati Lihadnyana menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah berpartisipasi dalam bulan dana PMI tahun 2022. Ia pun mengimbau agar ke depan instansi pemerintah dan masyarakat terus berpartisipasi membantu jajaran PMI Buleleng. “Sehingga PMI dapat berjalan dengan baik dan pelayanannya dapat makin dirasakan oleh masyarakat,” ucapnya.
Lihadnyana menambahkan, PMI adalah mitra kerja pemerintah dan masyarakat yang dapat membantu tugas-tugas sosial kemanusiaan. “Ini sangat penting ditanamkan pada hati sanubari kita karena PMI sangatlah memerlukan kesadaran dalam mengatasi masalah pendanaan, juga kontribusi dalam bentuk lainnya yang tentunya sangat diharapkan untuk kegiatan kemanusiaan,” ujarnya, menandaskan.
Di tempat yang sama, Ketua PMI Kabupaten Buleleng dr I Nyoman Sutjidra mengatakan, banyak kegiatan PMI Buleleng yang didukung pendanaannya oleh masyarakat dan juga hibah dari pemerintah daerah. “Dari tahun ke tahun angkanya cukup meningkat. Kami berterima kasih kepada instansi pemerintah dan pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam bulan dana tahun 2022,” ujar Sutjidra.
Ketua PMI Sutjidra menjelaskan selama setahun belakangan program kerja PMI Buleleng telah terlaksana dengan baik. Hanya saja ada beberapa evaluasi. Seperti pelatihan dan pembinaan relawan PMI yang dilakukan secara daring karena pandemi, juga pelaksanaan donor darah yang masih belum optimal.
“Untuk donor darah, target 1.000 kantong perbulan sudah tercukupi. Hanya saja beberapa jenis darah masih kurang persediaannya. Sehingga masyarakat masih sulit mendapatkan darah,” ucapnya, menyampaikan.
Untuk itu, lanjut dia, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk rajin mendonorkan darahnya. Sosialisasi kegiatan donor darah juga akan digencarkan melalui pengurus ranting PMI di setiap kecamatan di Kabupaten Buleleng. (LE-BL)







