HeadlinesKarangasem

Perekrutan PPS dan PPK untuk Pemilu 2024 Akan Libatkan Perempuan Minimal 30 Persen

Amlapura, LenteraEsai.id – KPU Kabupaten Karangasem, Bali sudah mempersiapkan penyelenggaraan pesta demokrasi Pemilu 2024. Untuk itu, perekrutan petugas PPS dan PPK akan segera dilaksanakan, yakni pada 16 November 2022 mendatang.

Perekrutan calon KPPS dan KPPK dilaksanakan melalui online. Peminat dapat mendaftarkan diri melalui aplikasi siakba.kpu.go.id, yakni sistem aplikasi informasi untuk pendaftaran, yang di dalamnya akan mencatat seluruh penyelenggara yang nanti terlibat dalam Pemilu 2024.

Untuk menjadi petugas KPPS dan KPPK, kata Ketua KPU Kabupaten Karangasem Ngurah Gede Maharjana, persyaratannya kini dipermudah, asalkan calon yang bersangkutan tidak menjadi anggota partai politik. “Untuk mengetahui hal itu, kami akan terintegrasi dengan SIPOL (Sistem Informasi Partai Politik), yang tersinkronisasi dengan aplikasi SIAKBA,” katanya kepada pers di Amlapura, Kamis (10/11/2022).

Syarat pendaftar lainnya ialah berumur minimal 17 tahun dan maksimal 55 tahun. Meski hal tersebut tidak tercatat resmi, namun rentang umur maksimal ini menjadi pertimbangan bagi KPU Karangasem, bercermin dari pengalaman pada Pemilu 2019 lalu, di mana ada beberapa orang petugas KPPS yang meninggal dunia saat pelaksanaan Pemilu. Calon petugas PPS juga harus berdomisili di wilayah kerja PPS tersebut, ucapnya.

Sementara terkait dengan keterlibatan perempuan menjadi penyelenggara Pemilu, Ngurah Maharjana menyebutkan akan diperhatikan jumlahnya. “Keterlibatan perempuan tidak langsung tersirat, namun tetap diperhatikan untuk perwakilan perempuan mininal 30 persen,” ujarnya, menjelaskan.

Bahkan, lanjut Ngurah Maharjana, KPU Bali mempunyai harapan, di mana¬† nantinya dalam satu PPS semua penyelenggara yang terlibat adalah perempuan, mulai dari panitia KPPS sampai pengawas dan petugas pengamanannya. “Itu sih harapannya,” ungkapnya, penuh semangat. (LE-Ami)

Lenteraesai.id