Denpasar, LenteraEsai.id – Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana (FKH Unud) menggelar kegiatan bertajuk Udayana Veterinary Activities (UVeA). Kegiatan berlangsung selama dua hari pada Kamis (18/8) dan Jumat (19/8), bertempat di Gedung Nusantara Agrokompleks, Universitas Udayana, Denpasar.
Kegiatan ini mengangkat tema ‘Get to Know About Your Passion in the Vet World Through ‘UVeA’’ yang memiliki makna untuk mengajak para mahasiswa baru mengetahui passion yang mereka miliki sehingga dapat dikembangkan melalui kegiatan yang dilaksanakan di FKH Unud.
Tujuan kegiatan untuk memberikan sebuah informasi yang lebih rinci mengenai FKH Unud, dengan memperkenalkan kembali senat dan minat profesi (Minpro) yang terdapat di dalamnya. Selain itu, melalui kegiatan ini diharapkan setiap mahasiswa baru bisa memiliki pilihan yang tepat dalam mengambil senat yang dinginkan dan minat yang dapat mereka kembangkan di FKH Unud. Hal tersebut sangat didukung guna mengembangkan potensi yang dimiliki oleh setiap mahasiswa.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan sambutan-sambutan, pemaparan dari senat (LPM SS, DPM, BEM) dan Jegeg Bagus dengan pemutaran video, talkshow, serta diskusi. Sementara hari kedua diisi dengan pengenalan minat profesi dan minat bakat yang terdapat di lingkungan FKH Unud. Terdapat enam minat profesi yang masing-masing dengan fokus berbeda, meliputi Vet Holic, Vesica, P-Lo, Suluh, Turtle Guard, dan Rothschildi.
I Wayan Gede Pasek dan I Kadek Ari Satria Prayoga dalam pemaparannya senada menjelaskan bahwa Vet Holic merupakan suatu minat profesi yang menggeluti penanganan hewan ternak besar meliputi sapi, kuda dan kambing, serta hewan ternak kecil seperti unggas. Di samping itu, Minpro Vet Holic menunjukkan teknik handling sapi dengan menggunakan tali yang terdiri dari beberapa simpul. Selanjutnya juga dipraktikkan cara penyuntikan sapi yang baik dan benar.
Dilanjutkan dengan pemaparan Minpro Vesica yang merupakan satu-satunya minat profesi di FKH Unud yang berkonsentrasi di bidang ilmiah dan terfokuskan pada output penulisan karya ilmiah berupa PKM (Program Kreativitas Mahasiswa). M Alpaini dan I Gede Pandhe Krisnha Dharma menjelaskan mengenai sejumlah program kerja dari Minpro Vesica, meliputi gathering, kuliah umum, seminar nasional, PKTIM, dan LKTIM, serta workshop.
Angeline Amanda Pailit dan Suta Arimbawa menjelaskan Minpro P-LO yang merupakan minat profesi yang bergerak di bidang hewan kesayangan anjing dan kucing. Banyak program kerja yang telah dilaksanakan dalam minpro ini di antaranya kuliah umum, Upgrading P-LO, seminar, kolaborasi, serta yang terbaru adalah magang vet. Minat profesi ini sangat cocok bagi mahasiswa yang nantinya tertarik untuk membuka klinik kesehatan bagi hewan kesayangan seperti anjing dan kucing.
Minat profesi selanjutnya yakni dari Minpro yang bergelut di bidang penyuluhan, Minpro Suluh. Pengenalan ini dipaparkan oleh Ailsa Cinta Lufiara dan Vidia Saraswati. Dalam pemaparannya dijelaskan pula program kerja ataupun kegiatan rutin dari Minpro Suluh yakni kuliah umum, seminar nasional, pelatihan penyuluhan, serta gathering, dan inauguration. Minpro Suluh ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa yang ingin mengasah skill public speaking dan juga menambah wawasan mengenai cara menjadi seorang penyuluh yang baik.
Berikutnya diperkenalkan Minpro Turtle Guard yang dibawakan oleh Nurul Audy Baiqhaq dan Grace Yureka Aurel Siahaan. Dengan pembawaan yang sangat ceria mereka memaparkan tentang Minpro yang menggeluti satwa di bidang akuatik. Tidak seperti namanya, Minpro ini tidak hanya bergelut dengan turtle atau penyu, tetapi juga dengan berbagai satwa akuatik lainnya seperti lumba-lumba. Kegiatan Minpro Turtle Guard di antaranya TG OTG, coral day, monitoring penyu, kuliah umum, seminar nasional, dan masih banyak lagi.
Terakhir yakni dari Minpro Rothschildi. Adhitya Fauzan dan Kadek Ayu Wiadnyani menjelaskan bahwa Minpro ini terjun di bidang satwa liar di mana dalam hal ini mereka terbagi menjadi tujuh cluster meliputi ornitologi, herpetologi, primata, omnivora, akuatik, herbivora, dan karnivora. Dalam minpro ini terdapat berbagai program kerja dan kegiatan yang rutin dilaksanakan meliputi diklat, pelantikan, kuliah umum, seminar nasional, herping, pelatihan restrain dan handling ular, nekropsi, dan lain sebagainya. Minpro Rothschildi ini juga menunjukkan sesi praktik kepada para mahasiswa yakni teknik handling ular.
Kegiatan UVeA di hari kedua ini dilanjutkan dengan pengenalan VEC dan Vetro Voice. VEC sendiri merupakan singkatan dari Veterinary English Club yang mana merupakan wadah bagi mahasiswa FKH Unud untuk meningkatkan skill dalam berbahasa Inggris serta memperluas pengetahuan tentang isu-isu internasional yang berkaitan dengan dunia veteriner. Sementara, Vetro Voice merupakan suatu kelompok paduan suara FKH Unud, yang sering tampil di berbagai macam kegiatan seperti di acara Yudisium Sarjana dan Magister Kedokteran Hewan, FAVA, IVMA Congress 2018, dan juga acara Ulang Tahun FKH Unud.
Usai pemaparan Minpro tersebut para peserta diarahkan untuk melakukan pemilihan minat profesi sesuai dengan keinginan atau minat mereka masing-masing. (LE-DP)
Sumber: www.unud.ac.id







