DenpasarHeadlines

Jelang Galungan, Kasus Covid-19 di Denpasar Fluktuatif

Denpasar, LenteraEsai.id – Berbagai upaya maksimal telah dilakukan Pemerintah Kota Denpasar guna mengatasi merebaknya penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di wilayah setempat.

Masalahnya, perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar hingga kini masih berlangsung fluktuatif. Berdasarkan data resmi pada Selasa (13/4/2021), Kota Denpasar mencatatkan penambahan kasus sembuh sebanyak 13 orang, sementara kasus positif Covid-19 bertambah 58 orang, dan untuk pasien meninggal dunia bertambah 2 orang.

“Perkembangan kasus harian, hari ini kasus sembuh bertambah 13 orang, kasus positif bertambah 58 orang dan 2 pasien meninggal dunia. Masih terjadinya penularan Covid-19 saat ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Selasa (13/4/2021).

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif tercatat 13.263 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 12.172 orang (91,78 persen), meninggal dunia sebanyak 280 orang (2,11 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 811 orang (6,11 persen).

Terkait kasus meninggal dunia, pasien pertama diketahui seorang laki-laki usia 51 tahun yang berdomisili di Desa Pemogan. Dan pasien kedua juga merupakan seorang laki-laki usia 53 tahun yang berdomisili di Desa Peguyangan Kangin.

Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Di mana, meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat

“Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (LE-DP)

Lenteraesai.id