BangliHeadlines

Serahkan Bantuan untuk Siswa di Bangli, OJK Ingatkan Warga Waspada Investasi Ilegal

Bangli, LenteraEsai.id – OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukasi mengenal OJK dan Waspada Investasi sekaligus penyerahan bantuan sosial dari Ikatan Pegawai OJK kepada pelajar SD dan SMP di Kabupaten Bangli.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bangli pada Senin (1/2) itu, dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangli, Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemda OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Ketua IPOJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, kepala sekolah, guru dan pelajar penerima bantuan sosial.  

Rangkaian acara diawali dengan edukasi mengenal OJK dan Waspada Investasi yang disampaikan oleh IGB Adi Wijaya, Kepala Subbagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara. Dalam paparannya, disampaikan fungsi pengaturan dan pengawasan lembaga jasa keuangan oleh OJK serta perlindungan konsumen melalui berbagai portal layanan informasi dan pengaduan, di antaranya kontak 157, whatsapp 081157157157 dan website kontak157.ojk.go.id.

Disampaikan pula mengenai ciri-ciri dan modus investasi ilegal yang merugikan masyarakat serta mengingatkan untuk selalu memperhatikan 2L yaitu Legal dan Logis sebelum memutuskan berinvestasi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis yang diserahkan oleh Kepala Kantor OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara yang diwakili oleh I Nyoman Hermanto Darmawan, Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemda OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara kepada Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bangli.

Bantuan senilai Rp67.430.250,00 berupa handphone, alat tulis, dan simpanan pelajar yang bersinergi dengan BPD Bali. Dalam penyalurannya diberikan kepada 82 pelajar dari 3 SD dan 1 SMP di Kabupaten Bangli. Melalui simpanan pelajar, diharapkan dapat meningkatkan inklusi keuangan pelajar dengan memperkenalkan produk bank dan kebiasaan menabung sejak dini.

Dalam sambutannya, I Nyoman Hermanto Darmawan menyampaikan, bantuan sosial yang disumbangkan berasal dari konser amal yang dilakukan OJK pada akhir tahun 2020 yang lalu dan sumbangan dari pegawai OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara.

Ia menyebutkan bahwa OJK akan semakin gencar melakukan sosialisasi Waspada Investasi, khususnya kepada para guru agar terhindar dari investasi ilegal dan diharapkan selanjutnya para guru dapat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat agar juga terhindar dari praktik investasi ilegal dimaksud.

Nengah Sukarta, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bangli menyampaikan ungkapan terima kasih atas perhatian dan bantuan sosial yang diberikan oleh OJK kepada pelajar di Kabupaten Bangli. Bantuan tersebut dirasa sangat bermanfaat dalam membantu kelancaran proses belajar mengajar terutama untuk pelajar yang kurang mampu.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bangli berkomitmen untuk melanjutkan sinergi bersama OJK dalam memberikan edukasi terkait dengan Waspada Investasi kepada para guru di Kabupaten Bangli agar terhindar dari penawaran investasi ilegal yang merugikan.  (LE-BL)

Lenteraesai.id