judul gambar
DenpasarHeadlines

Dua WNA yang Tergabung Dalam Sindikat Narkoba Internasional Ditangkap Polisi di Kuta

Denpasar, LenteraEsai.id – Dua warga negara asing (WNA) yang diduga kuat tergabung dalam sindikat pengedar narkoba internasional, ditangkap pihak Satresnarkoba Polresta Denpasar dalam suatu penyergapan.

Keduanya disergap dan diringkus di wilayah ‘perkampungan’ internasional Kuta, Kabupaten Badung dengan barang bukti narkoba berupa sejumlah pil ekstasi dan sabu-sabu.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan SIK MH didampingi Kasat Narkoba AKP Mikael Hutabarat SIK SH MH kepada pers di Denpasar, Kamis (3/9) mengatakan, kedua WNA ditangkap di dua tempat berbeda di wilayah Kuta.

Ia menyebutkan, pada 1 September lalu sekitar pukul 22.45 Wita, petugas berhasil menyergap dan menangkap tersangka Collum (32), WNA asal Inggris yang tinggal di kamar kos Strobery Garden di Jalan Dewi Sri Kuta.

Dari tersangka, petugas mengamankan barang bukti narkoba berupa 14 paket kristal bening yang diduga sabu-sabu seberat 11,84 gram, dan 15 butir pil ekstasi berlogo granat, ucapnya

Kemudian dari hasil pengembangan, lanjut Kapolresta, menyusul ditangkap seorang tersangka bernama Aaron (44), WNA asal Australia pada Rabu (2/9/20) pukul 00.45 Wita di Jalan Nakula Dipta Seminyak, Kuta.

Dari tersangka Aaron yang adalah satu dindikat dengan Collum, polisi menyita 1 paket sabu-sabu seberat 1,23 gram.

“Kedua pelaku kita duga merupakan sindikat pengedar (Inggris) dan kurir (Australia), di mana menurut keterangan pelaku Aaron sekali tempel narkoba mendapatkan upah Rp200 ribu dari pelaku Collum,” ujar Kapolresta Denpasar, menjelaskan.

Untuk selanjutnya, kedua tersangka yang berstatus turis dengan visa wisata itu, penanganan perkaranya akan dilimpahkan kepada pihak Ditresnarkoba Polda Bali guna dilakukan pengembangan terhadap para pelaku yang diduga memiliki jaringan secara internasional.

Mengenai pasal yang akan dikenakan kepada mereka, Kapolresta Jansen mengatakan, keduanya dapat dijerat Pasal 112 ayat (1) dan (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara, serta denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar.  (LE-DP)

Lenteraesai.id